Terdampak Covid-19, UEFA Akan Gunakan Sistem Satu Kali Pertandingan

Penulis: Uphit Kratos
Senin 16 Mar 2020, 23:59 WIB
Terdampak Covid-19, UEFA Akan Gunakan Sistem Satu Kali Pertandingan

Liga Champions/sempreinter.com

Berita Liga Champion: UEFA berencana gunakan sistem satu kali gugur untuk menyelesaikan sisa pertandingan di Liga Champions dan Europa League.

Menurut laporan dari surat kabar Spanyol, Diario AS, UEFA sedang merencanakan untuk mengubah format Liga Champion dan Europa League agar kompetisi tersebut bisa diselesaikan lebih cepat. Hal ini tidak lepas dari status Pandemi virus Corona yang membuat kompetisi di Eropa terhenti.

Untuk rencana awal, sisa pertandingan kedua kompetisi tersebut akan menerapkan format satu pertemuan, dengan partai Liga Champions akan dimainkan di Istanbul, Turki. Sebagai catatan, sebelumnya Turki sudah ditetapkan jadi tuan rumah babak final Liga Champions musim ini.

Sementara untuk Europa League, seluruh sisa pertandingan akan dimainkan di Gdansk, Polandia. Namun ini masih rencana awal, mengingat Polandia pun baru-baru ini dikabarkan sudah mulai terdampak Covid-19.

Jika skenario ini diterapkan, beberapa klub akan dirugikan. Misalnya Napoli. Tim asal Naples tersebut berhasil ditahan imbang Barcelona dengan skor 1-1. Karena Blaugrana menyimpan satu gol tandang, otomatis klub asal Catalan tersebut yang akan melaju ke babak selanjutnya.

Hal yang sama terjadi pada Juventus yang dikalahkan Lyon di leg pertama dengan skor 1-0. Namun Bianconeri menyimpan satu pertandingan kandang yang bisa digunakan untuk membalikkan keadaan.

Keputusan akhir ide ini nantinya akan ditentukan lewat voting pada pertemuan konferensi hari Selasa, besok. Sebanyak 55 federasi sepakbola dari seluruh Eropa akan hadir, termasuk FIGC yang akan mewakili tim-tim dari Italia.

Artikel Tag: Covid-19, liga champions, europa league

629  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini