Tanggapi Kondisi Finansial Pemain Persib, Teddy : Klub Juga Babak Belur

Penulis: M. Aldi
Sabtu 09 Jan 2021, 16:15 WIB
Direktur Persib, Teddy Tjahjono

Teddy Tjahjono

Berita Liga 1 Indonesia : Kompetisi yang mangkrak membuat nasib pesepakbola termasuk pemain Persib terpuruk. Namun manajemen klub Maung Bandung disebut Teddy Tjahjono tetap berusaha memenuhi kebutuhan dari awak tim.

Sebelumnya Robert Rene Alberts sempat menyebut pasukannya sedang tidak termotivasi, murung dan bahkan sebagian besar mengalami masalah finansial. Itu karena klub hanya punya kewajiban membayar pemain 25 persen gaji dari nilai kontak di awal.

Teddy mengatakan dia hanya mengikuti arahan dari federasi soal kebijakan ini. Karena klub juga diakuinya dari sisi keuangan sedang bermasalah mengingat kompetisi mati suri. Imbasnya pemasukan dari sponsor dan tiket penonton tidak mengalir seperti biasa.

Menurutnya semua awak tim pun tetap mendapat haknya meski dipangkas 75 persen sesuai regulasi. Manajemen Persib di bulan Desember 2020 sudah menyalurkan gaji untuk pelatih, pemain dan official tim.

"Ya saya sih ga bisa komentarin karena itu keputusan PSSI dan memang gimana tidak ada pertandingan kok. Tapi kalau gaji 25 persen lancar sampai Desember kemarin," ujar Teddy saat diwawancara melalui sambungan telepon.

Menurutnya situasi sepakbola Indonesia yang terhenti sejak Maret 2020 lalu karena pandemi sangat berdampak bagi kas klub. Bukan hanya pemain, pelatih dan staf yang terdampak, tapi klub juga diakuinya tengah terpuruk.

Saat ini income yang masuk tentu tidak seperti biasanya. "Mau gimana, kan ga ada pertandingan klub juga pusing. Ga ada pertandingan gimana mau ada pemasukan, malah kita yang rugi babak belur," lanjut dia.

Kondisi serba tidak jelas ini tentu membuat peluang ada pemain yang angkat kaki bermain di klub luar negeri jadi lebih terbuka. Teddy pun tidak akan menutup pintu keluar jika ada yang ingin hengkang dengan catatan mekanismenya ditempuh, mengingat ada kontrak yang mengikat.

"Ya semua mekanisme di bola semuanya jelas, kalau kontrak memang habis ya free transfer dan kalau kontrak masih ada transfer atau loan (pinjam). Semuanya sudah jelas di bola aturannya gimana tinggal ikutin aja," jelas dia.

Kondisi finansial tim yang sedang acak-acakan pun semakin nampak karena kafe Persib sudah cukup lama tutup. Tetapi Teddy menjelaskan kenapa kafe yang letaknya di Graha Persib itu tidak beroperasi.

Menurutnya itu terjadi karena akan ada pengelola baru yang datang. "Kalau cafe bukan bangkrut tapi bakal ada pengelola baru. Sekarang ada persiapan nanti awal Februari ada pengelola baru," tukasnya.

Artikel Tag: Teddy Tjahjono, Persib

458  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini