Sekarang Jadi Bintang Bayern, Alphonso Davies Ternyata Sempat Ditolak Barca

Penulis: Febrian Kusuma
Jumat 16 Sep 2022, 10:00 WIB
Alphonso Davies

Alphonso Davies (Sumber: Alexander Hassenstein/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Jerman: Alphonso Davies kini menjadi pemain andalan Bayern Munich di pos bek sayap kiri. Kecepatan, fisik, dan kualitasnya yang luar biasa menjadikannya sebagai salah satu bek kiri muda terbaik di dunia. Namun, siapa sangka jika dulu imigran yang tinggal di Kanada itu sempat ditolak oleh Barcelona.

Menurut laporan Alfredo Martinez dari SPORT, Barcelona sempat memiliki peluang untuk mendatangkan Alphonso Davies pada tahun 2018 silam dari klub Vancouver Whitecaps FC. Kala itu Barca mendapat rekomendasi dari legenda klub, Hristo Stoichkov, yang kala itu masih bekerja sebagai analis MLS di TV, setelah ia merasa takjub dengan skil olah bola yang ditunjukkan oleh sang pemain. Saat itu, Davies baru berusia 17 tahun.

Saat direkomendasikan oleh Hristo, Alphonso Davies masih bernilai sekitar lima juta euro atau setara dengan 74,6 miliar rupiah. Akan tetapi, kemudian Barcelona menolak kesempatan itu karena merasa Davies tidak akan cocok dengan gaya permainan sepakbola Eropa.

Enam bulan kemudian, atau pada Juli 2018, Bayern Munich yang justru mencapai kesepakatan dengan Vancouver Whitecaps untuk mendatangkannya pada jendela transfer musim dingin Januari 2019 dengan biaya 11 juta euro. Sejak saat itu, Davies mulai menjelma sebagai salah satu bek sayap terbaik, dan ia pun memiliki andil besar saat Bayern menumbangkan Barca dengan skor 2-0 pada matchday kedua Grup C Liga Champions Eropa, Rabu (14/0) dini hari WIB.

Artikel Tag: alphonso davies, Bayern Munich, Barcelona

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/sekarang-jadi-bintang-bayern-alphonso-davies-ternyata-sempat-ditolak-barca
857  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini