Romelu Lukaku: Saya Bukan Pemimpin di Inter Milan

Penulis: Demos Why
Senin 23 Nov 2020, 07:30 WIB
Striker Inter Milan, Romelu Lukaku.

Romelu Lukaku (Foto: Giuseppe Cottini/NurPhoto)

Berita Liga Italia: Striker Inter Milan, Romelu Lukaku, menegaskan bahwa dirinya bukanlah sosok pemimpin seperti yang selama ini dianggap oleh kebanyakan orang. Lukaku mengaku hanya ingin membantu Inter meraih kemenangan demi kemenangan.

Romelu Lukaku kembali menunjukkan penampilan yang sangat mengesankan saat Inter Milan meraih kemenangan 4-2 atas Torino, Minggu (22/11) malam WIB. Pasalnya di laga itu Lukaku berhasil mencetak brace sekaligus menggenapkan koleksi 30 golnya selama berseragam Nerazzurri.

Sesaat setelah laga usai, Lukaku mengomentari penampilan timnya di laga itu. Lukaku mengakui bahwa Inter memulai pertandingan dengan buruk namun gembira lantaran timnya berhasil bangkit dan membalikkan kedudukan setela empat tertinggal dua gol terlebih dahulu.

"Selama satu jam pertama kami bermain buruk dan kami berada dalam masalah," ujar Lukaku kepada DAZN seperti dikutip dari laman resmi Inter.

"Kami kekurangan daya juang serta kemampuan untuk melancarkan tekanan; sebagai tim kami masih mengerjakan hal-hal ini agar menjadi tim yang hebat. Kemudian kami membangunkan diri sendiri dan menang, sekarang kami dapat menikmati tiga poin ini."

Pada kesempatan yang sama, Lukaku juga memberikan respons terkait anggapan banyak orang yang menilai dirinya sosok pemimpin baru di Inter. Namun Lukaku dengan tegas menolak anggapan tersebut dan mengklaim dirinya hanya sebagai pemain sepakbola yang hanya ingin membantu timnya.

"Apakah saya seorang pemimpin? Tidak, saya hanyalah seorang pemain yang ingin membantu rekan setim dan seluruh tim," ujarnya melanjutkan.

"Di sini ada banyak pemain yang telah lama bermain untuk klub ini, saya hanya satu dari 25 orang yang ingin membantu tim ini agar memenangkan sesuatu."

"Saya masih mengembangkan kemampuan diri dan berusaha meningkatkan hal-hal yang tak saya lakukan dengan baik. Saya ingin memangkas jarak dengan posisi juara, karena para juaralah yang memenangkan gelar. Saya bekerja dengan pelatih dan tim yang hebat."

Pada kesempatan yang sama, Lukaku juga menjelaskan terkait selebrasi golnya dengan Lautaro Martinez yang memperlihatkan gestur dua orang yang sedang berperang dengan menggunakan senjata api. Lukaku mengakui bahwa selebrasi itu dilakukan karena Lautaro saat ini sedang belajar bermain game online Call of Duty.

"Perayaan itu karena Lautaro sedang belajar cara bermain Call of Duty. Hakimi dan saya mengajarinya sedikit, sehingga kami merayakannya dengan cara seperti itu," pungkasnya.

Artikel Tag: Romelu Lukaku, Inter Milan

669  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini