Roman Abramovich Alami Gejala Keracunan Saat Tengahi Perdamaian Ukraina

Penulis: A Mahfuda
Selasa 29 Mar 2022, 09:30 WIB
Roman Abramovich (Sumber: PA Images)

Roman Abramovich (Sumber: PA Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Pemilik Chelsea, Roman Abramovich, dilaporkan menunjukkan gejala dugaan keracunan setelah pertemuan di Ukraina pada awal bulan ini.

Oligarki Rusia tersebut saat ini tengah dikenai sanksi oleh Pemerintah Inggris karena hubungannya dengan pemimpin negara Vladimir Putin, menyusul penyerangan militer ke Ukraina sejak 24 Februari lalu.

Tak lama setelah perang berkecamuk, juru bicara Roman Abramovich mengungkapkan bahwa pria berusia 55 tahun tersebut telah berusaha untuk bertindak sebagai negosiator perdamaian antara kedua pihak.

Namun, seperti dilansir dari Wall Street Jorunal, Abramovich dan dua negosiator perdamaian Ukraina lainnya menunjukkan gejala yang diduga keracunan pada 3 Maret lalu.

Salah satu di antaranya yang terlibat disebutkan sebagai anggota parlemen Ukraina, Rustem Umerov. Ketiganya dikatakan mengalami mata merah, mata berair yang menyakitkan dan kulit mengelupas di wajah dan tangan mereka.

Lebih lanjut, situs investigasi Bellingcat mengatakan bahwa gejala tersebut konsisten dengan gejala keracunan menggunakan senjata kimia.

Kendati demikian, masih dalam penyelidikan dari para ahli barat apakah insiden tersebut disebabkan oleh bahan kimia atau biologis, atau akibat semacam serangan radiasi elektromagnetik.

Dalam laporan yang sama juga menambahkan bahwa ketiganya mulai mengalami gejala usai mereka meninggalkan pertemuan di sebuah apartemen di Kiev pada malam tersebut, sebelum mereka akhirnya mereda pada keesokan paginya. Seseorang yang dekat dengan Abramovich mengatakan tidak jelas siapa yang menargetkan kelompok tersebut.

Artikel Tag: Roman Abramovich, Chelsea, Rusia, Ukraina

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/roman-abramovich-alami-gejala-keracunan-saat-tengahi-perdamaian-ukraina
647  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini