Robert Sudah Kubur Harapan Dilirik Jadi Pelatih Klub Eropa

Penulis: M. Aldi
Minggu 25 Okt 2020, 17:45 WIB
Pelatih Persib, Robert Rene Alberts

Robert Rene Alberts (foto : Persib Official)

Berita Liga 1 Indonesia: Pelatih Persib, Robert Rene Alberts sudah tidak lagi mengharap ada tawaran dari klub Eropa. Menurutnya tawaran itu ditunggu olehnya beberapa tahun lalu dan kini keinginan tersebut telah menguap.

Proposal untuk bergabung memang mengantri kepada pelatih asal Belanda ini sekarang. Sejumlah klub Asia, terutama kawasan Asia Tenggara membujuknya untuk bergabung. Namun untuk tawaran dari Eropa, dia tidak mendapatkannya.

Karir pelatih Robert memang terbilang awet di Asia karena sejak tahun 90-an dia sudah melancong ke benua Kuning. Ia mengawali petualangan di Asia ketika menukangi Kedah FA, lalu sempat terbesit di pikirannya untuk kembali melatih klub Eropa.

Namun saat ini keinginan itu sudah tidak terpikirkan lagi. Dirinya sedang fokus menjalani hari-hari sebagai nahkoda Persib. Tawaran bagus dari tim Eropa hanya didapat olehnya pada masa awal-awal melawat ke Asia dan mampu mendapatkan prestasi.

"Tidak. (tawaran dari Eropa) Itu sudah terlalu lama saya tunggu. Pada awal karir saya sebagai pelatih, saya pernah mendapat beberapa tawaran bagus dari tim Eropa," ujar eks pemain Ajax Amsterdam tersebut ketika diwawancara.

Robert mengawali karir sebagai pelatih ketika dia ditunjuk menjadi player-coach di klub asal Swedia, Hittarps IK. Ia mampu membuat tim tersebut meningkat performanya dan jadi pemicu beberapa tim bagus di era 80-an meliriknya.

Namun pria berusia 65 tahun itu akhirnya memilih terbang menuju Malaysia menangani Kedah. Lalu dia juga menahkodai Home United di Singapura pada tahun 1999 dan prestasi di sana membuatnya dilirik tim Eropa lagi.

"Ada beberapa di Swedia seperti Kalmar, klub dari Norwegia, HamKam (Hamarkameratene) lalu dari Selandia Baru juga ada. Tawaran dari Eropa lainnya itu ada dari klub Prancis, dan tawaran terbesar yang pernah saya terima adalah dari Torino ketika saya berada di Singapura," ujarnya.

Akan tetapi, jalan bagi Robert untuk menjadi pelatih yang sukses berada di kawasan Asia Tenggara. Karena akhirnya ia terus berkutat di zona ini hingga akhirnya ikut merasakan pula atmosfer sepakbola Indonesia.

Bersama Arema, dia mampu mengantarkan Singo Edan merasakan gelar juara. Lalu PSM dibawa beberapa musim bercokol di papan atas. Setelah itu, sejak tahun 2019, Robert menjadi pelatih Persib dan kini memasuki musim keduanya.

"Jadi saat itu ada beberapa tawaran yang datang dari Eropa. Tapi dalam beberapa tahun terakhir sudah tidak ada tawaran dari Eropa, karena sudah tak ada yang mengetahui saya, itu normal. Karena saya pun memilih untuk tinggal disini cukup lama," tukasnya.

Artikel Tag: robert rene alberts, Persib

628  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini