Robert Beri Masukan Kapan Waktu Yang Ideal Awali Lagi Kompetisi

Penulis: M. Aldi
Selasa 02 Feb 2021, 18:45 WIB
Pelatih Persib, Robert Rene Alberts

Robert Rene Alberts

Berita Liga 1 Indonesia : Pelatih kepala Persib Bandung, Robert Rene Alberts berbicara mengenai pentingnya agenda turnamen pramusim jelang Liga 2021. Namun di satu sisi, dirinya juga realitis melihat keadaan di Indonesia.

Menurutnya tidak perlu dulu sesumbar menggelar turnamen dengan tujuan sebagai pemanasan bagi pemain yang lama tak bertanding. Karena yang penting saat ini adalah kepastian kapan liga akan dimulai lagi untuk musim 2021.

"Pertama-tama kami harus tahu kapan kompetisi akan dimulai, tidak ada gunanya kita berbicara ini atau itu ketika kita tidak tahu kapan kompetisi 2021 akan bergulir," terang eks pelatih Arema dan PSM tersebut ketika diwawancara.

Menurutnya rencana paling ideal adalah menggelar kembali kompetisi di sekitar Agustus 2021. Supaya mengikuti sistem yang dijalankan di Eropa dalam penjadwalan kompetisi. Itu juga dipengaruhi dengan bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri medio April-Mei.

Jika menggelar liga di bulan Juni, menurutnya itu kurang tepat karena otomatis kegiatan pramusim dimulai pada bulan April. Sedangkan mayoritas pemain menjalankan ibadah puasa dan tentu sulit berlatih keras ketika lama tidak bermain.

"Dari sudut pandang teknis dan ilmiah, ketika pemain sudah tidak menjalani pertandingan selama satu tahun, anda tidak bisa berharap pemain bisa menjalani agenda pramusim selama bulan Ramadan karena mereka tidak dalam kondisi yang baik dan elemen kompetitif lainnya," jelasnya.

"Jadi sangatlah logis jika liga ingin berjalan minimalnya dua bulan setelah Ramadan. Dengan begitu, tim punya waktu untuk mempersiapkan diri untuk menjalani liga. Jadi jika lebaran itu berakhir di pertengahan Mei, kami akan mulai mempersiapkan tim pada pekan akhir Mei dan kompetisi bisa bergulir di akhir Juli atau awal Agustus," ujarnya.

Gagasan untuk menggelar turnamen pramusim juga merebak, supaya ada kegiatan yang bisa dijalankan oleh klub. Tapi Robert melihat kans digelarnya ajang itu terbilang sulit karena harus tetap mendapat izin kepolisian.

Menurutnya lebih ideal untuk setiap klub merancang event turnamen mereka masing-masing. Karena itu bisa dijadikan simulasi bagaimana menggelar laga kandang tanpa dihadiri oleh penonton sebagai bentuk kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

"Itu menjadi masuk akal tetapi selama ini kita juga tidak boleh lupa bahwa saat ini kita belum mendapat izin apapun termasuk di dalamnya turnamen pramusim. Saya pikir, klub bisa mengatur sendiri dalam menggelar kompetisi atau juga turnamen skala kecil dan menggelarnya di stadion kosong," ujarnya.

"Sekaligus untuk mengetahui bagaimana penerapan prosedur di liga ketika pertandingan digelar tanpa penonton karena itu menjadi jaminan seperti yang terjadi di Eropa. Anda tidak bisa menggelar pertandingan jika orang-orang tetap datang ke stadion," tutup pelatih Persib berusia 66 tahun itu.

Artikel Tag: robert rene alberts, Persib

512  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini