Robert Angkat Bicara Soal Performa Loyo Persib di Babak Kedua

Penulis: M. Aldi
Selasa 13 Apr 2021, 05:45 WIB
Pelatih Persib, Robert Rene Alberts

Robert Rene Alberts (foto : Persib Official)

Berita Liga 1 Indonesia : Persib Bandung keluar sebagai pemenang meski harus dibuat kerepotan oleh Persebaya di perempat final Piala Menpora. Diakui Robert Rene Alberts, memang anak asuhnya mengalami penurunan di babak kedua.

Sang pelatih berbicara mengenai sempurnyanya permainan di babak pertama namun loyo setelah turun minum. Dalam laga ini, Maung Bandung memang perkasa karena unggul 3-0 serta memaksa kiper lawan dikartu merah pada 45 menit awal.

Tapi sebaliknya, mereka seolah kehilangan tajinya setelah keluar dari ruang ganti. Robert pun memberikan gambaran tentang apa yang terjadi di timnya. Dia pun mengaku sudah mewanti-wanti anak asuhnya untuk tetap fokus.

"Dari sudut pandang teknis, dua babak yang berbeda. Jika melihat di babak pertama Persib tampil bagus, mencetak gol yang bagus dan mendominasi," terang pelatih 66 tahun ini dalam wawancara, Senin (12/4).

"Lalu di jeda usai babak pertama saya berkata 'jika kalian berada di ruang ganti lawan, kalian akan keluar bertanding dengan mental bahwa kalian bermain untuk dua orang' karena mereka kekurangan satu pemain. Setiap tim yang kekurangan jumlah pemain itu mencetak gol melalui serangan balik atau set piece," ujarnya melanjutkan.

Tapi konsistensi permainan Persib dalam laga ini merosot, padahal mereka bermain melawan sepuluh pemain. Justru dari skuat Persebaya yang bermain menekan meski kurang jumlah pemain dan tertinggal tiga gol.

Energi Victor Igbonefo dan kawan-kawan menurun, upaya tim Bajul Ijo pun membuahkan hasil untuk memperkecil kedudukan. Gol pun lahir dari situasi bola mati yang sebenarnya sudah ditekankan Robert untuk diwaspadai.

"Jadi kami harus menjaga konsentrasinya tetap tinggi, dan keluar bertanding dengan pemikiran laga masih 0-0. Pemain sebenarnya memulai babak kedua seperti di babak pertama, tapi terkadang kami kehilangan energi dan tim lain sukses mencetak gol melalui set piece," jelasnya.

Gol tersebut melecut semangat Persebaya untuk menyamakan angka. Situasi makin menyudutkan Persib ketika Wander Luiz diusir wasit karena kartu merah. Satu gol balasan dicetak lawan di injury time dan membuat skor menjadi 3-2. Persib beruntung karena ketika mereka makin ditekan, wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai.

"Itu mengangkat spirit mereka. Dan satu pemain kami juga harus dikartu merah. Itu membuat spiritnya menjadi lebih tinggi lagi karena merasa punya peluang dan itu normal di sepakbola," tutup Robert Rene Alberts.

Artikel Tag: robert rene alberts, Persib, persebaya

499  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini