Presiden La Liga Sebut Pandemi Virus Corona Sebabkan Kerugian 17,8 Triliun Rupiah

Penulis: Rei Darius
Rabu 08 Apr 2020, 07:00 WIB
Presiden La Liga Sebut Pandemi Virus Corona Sebabkan Kerugian 17,8 Triliun Rupiah

Javier Tebas ungkap kerugian klub-klub La Liga karena pandemi virus corona (Image: Getty)

Berita Liga Spanyol: Presiden La Liga, Javier Tebas, memprediksikan bahwa klub-klub bisa kehilangan senilai 1 miliar euro, atau setara dengan 17,8 triliun rupiah, dalam hal pendapatan karena pandemi virus corona.

Spanyol saat ini masih berada dalam masa darurat untuk memerangi penyebaran virus corona dan sepak bola di semua level harus ditangguhkan selama hampir sebulan terakhir.

Pemerintah masih akan menerapkan kebijakan lockdown setidaknya hingga tanggal 26 April mendatang, namun belum ada tanggal yang ditetapkan untuk ajang keolahragaan dimulai lagi, dengan peraturan physical distancing masih akan diterapkan setidaknya selama beberapa bulan ke depan, bahkan ketika kasus virus corona sudah menunjukkan penurunan.

Klub-klub La Liga mengalami dampak brutal secara finansial karena kelumpuhan aktivitas di dunia sepak bola karena tidak adanya pertandingan yang digelar, sehingga tak ada aliran dana yang masuk ke kas klub.

Klub-klub top seperti Atletico Madrid dan Barcelona bahkan sudah sepakat dengan para pemain dari tim utama untuk memangkas gaji hingga 70 persen demi mendanai klub di masa krisis.

La Liga mungkin masih bisa menyelesaikan musim kompetisi 2019/2020, namun sangat mungkin bahwa itu harus diselesaikan tanpa penonton dan Tebas memprediksi pendapatan klub-klub La Liga akan menurun hingga 1 miliar euro selama pandemi masih ada.

"Jika kami melihat kepada dampak ekonomi, termasuk uang yang seharusnya kami dapatkan dari kompetisi eropa, pengurangan pendapatan klub-klub Spanyol jika kami tidak segera bermain lagi adalah 1 miliar euro," kata Tebas dalam video call pada hari Selasa (7/4), dikutip dari Goal.

"Jika kami bermain tanpa dihadiri penonton, maka itu akan sekitar 300 juta euro (5,3 triliun rupiah). Namun jika kami bermain dengan penonton sekalipun, situasi ini sudah menyebabkan kerugian 150 juta euro (2,6 triliun rupiah)."

Artikel Tag: La Liga, Virus Corona, Javier Tebas

285  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini