Premier League Masih Digelar Tanpa Penonton di Bulan Depan

Penulis: Demos Why
Rabu 23 Sep 2020, 08:30 WIB
Logo Premier League.

Logo Premier League (Foto: scmp)

Berita Liga Inggris: Premier League akhirnya merilis pernyataan resmi mereka untuk memberikan tanggapan terkait keputusan Pemerintah Inggris yang melarang warganya untuk menyaksikan pertandingan sepakbola di dalam stadion. Keputusan itu diambil setelah kasus virus corona di Inggris kembali meningkat.

Premier League sendiri tadinya berencana untuk kembali mengizinkan para penggemar sepakbola untuk kembali menyaksikan pertandingan klub kesayangannya di stadion pada Oktober mendatang. Namun akibat semakin melonjaknya warga Inggris yang terpapar virus corona belakangan ini membuat pihak pemerintah kembali melanjutkan larangan warganya untuk menyaksikan pertandingan sepakbola di dalam stadion. Hal itu disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Menanggapi keputusan pihak pemerintah tersebut, Premier League mengaku sangat kecewa. Pihak penyelenggara liga tersebut mengaku sangat yakin dengan tingkat keamanan yang akan diberlakukan oleh masing-masing klub untuk menjamin keselamatan dan kesehatan para penggemarnya dari paparan virus corona. Terlebih semua klub di Liga Primer saat ini membutuhkan pemasukan tambahan setelah mengalami kerugian yang sangat besar di musim lalu. Pihak penyelenggara khawatir dengan larangan penonton masuk ke stadion akan memperburuk kondisi keuangan klub.

"Premier League telah menerima keputusan Pemerintah pada hari ini dan untuk sementara kesehatan seluruh warga Inggris menjadi prioritas semua orang. Kendati demikian, kami kecewa karena kembalinya para pendukung ke dalam stadion telah ditunda," tulis pernyataan resmi Premier League dilansir dari laman resmi Manchester United.

"Liga Primer meyakini bahwa melalui pedoman yang telah dikeluarkan oleh liga dan kode etik yang telah dikembangkan oleh para ahli ilmiah serta telah disetujui oleh Otoritas Pemerintah untuk Keselamatan Olahraga Darat, para penggemar yang datang ke stadion akan aman bahkan lebih aman ketimbang aktivitas publik lainnya yang saat ini telah diizinkan. Hal ini sudah terbukti di liga-liga Eropa lainnya."

"Sepak bola tidak sama tanpa kehadiran penggemar dan ekonomi sepak bola tidak akan berkelanjutan tanpa mereka. Musim lalu, klub Liga Premier menderita kerugian £ 700 juta dan saat ini, kami kehilangan lebih dari £ 100 juta per bulan. Ini mulai berdampak buruk pada klub dan komunitas mereka."

"Kami yakin bahwa klub Liga Premier akan menggunakan cara inovatif untuk menjaga para penggemarnya agar aman saat kembali ke lapangan. Cara itu juga akan memungkinkan pendapatan untuk kembali ke semua level permainan, serta akan memberikan dampak besar bagi pemasukan pemerintah dari sektor pajak serta perekonomian nasional."

"Meskipun saat ini kembalinya para penggemar ke stadion kembali ditunda, namun hal itu tidak akan membuat Premier League dan klub tidak akan memperlambat persiapan untuk mempersiapkan lingkungan yang benar-benar aman. Kami akan terus bekerja sama dengan pihak Pemerintah guna membawa kembali para pendukung ke lapangan secepat dan seaman mungkin."

Di Inggris sendiri saat ini tercatat 279 ribu warganya terpapar virus corona di mana 36.765 di antaranya meninggal dunia.

Artikel Tag: Premier League, Virus Corona

985  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini