Petinggi Bayern Munich Prediksi Klub Eropa Bisa Bangkrut Karena Pandemi

Penulis: Febrian Kusuma
Senin 12 Okt 2020, 15:15 WIB
Petinggi Bayern Munich Prediksi Sepakbola Akan Hancur Jika Pandemi Tak Segera Berakhir

Bundesliga (Sumber: depophotos)

Berita Liga Jerman: Ketua Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge menyebut bahwa pandemi virus Corona berdampak buruk pada kekuatan finansial klub-klub di seluruh dunia, tidak terkecuali klub Eropa. Ia bahkan memprediksi apabila klub-klub sepakbola akan bangkrut jika pandemi tak segera berakhir.

Kerugian paling besar terjadi di sektor penjualan tiket penonton. Adanya pandemi virus Corona membuat pemerintah melarang adanya kerumunan masa, dan sebagai akibatnya pertandingan sepakbola juga dilarang dihadiri penonton secara langsung di dalam stadion.

“Jika kami tidak memiliki suporter di stadion dalam waktu dekat, maka saya khawatir sepak bola akan mengalami kerusakan besar,” ucap Rummenigge, dilansir BayernStrikes.

“Kami berbicara tentang kerugian sekitar 100 juta euro (1,7 triliun rupiah). Di seluruh Eropa, setiap klub kehilangan antara 50 hingga 200 juta euro dalam satu musim, karena pertandingan dimainkan tanpa penonton. Berapa lama klub sepak bola bisa bertahan, tentu bisa dihitung dengan lima jari,” lanjutnya.

Keruginan finansial yang dialami oleh Bayern Munich juga tergambar jelas dari aktifitas transfer mereka di musim panas 2020. Berstatus sebagai peraih treble winner, Die Bavarian hanya mampu mendatangkan satu pemain ternama dunia, dia adalah Leroy Sane. Sisanya, mereka hanya mendatangkan para pemain muda atau pemain uzur dengan nilai transfer yang murah.

Padahal di awal tahun 2020, sebelum pandemi menyebar ke Eropa, Die Bavarian sempat berkeinginan untuk mendatangkan Sane dan Kai Havertz secara bersamaan di musim panas 2020. Namun, kondisi finansial yang tak memungkinan membuat mereka hanya mampu merekrut Sane, sementara Havertz memilih pergi ke Chelsea.

Artikel Tag: Bayern Munich, Corona

1274  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini