banner babe

Pep Guardiola Tolak Wacana European Super League

Penulis: Demos Why
Senin 01 Jul 2019, 09:03 WIB
Pep Guardiola Tolak Wacana European Super League

Pep Guardiola (Foto: Oli Scarff/AFP/Getty Images)

Berita Liga Inggris: Manajer Manchester City, Pep Guardiola, akhirnya angkat suara untuk mengomentari terkait wacana bergulirnya European Super League untuk menggantikan Liga Champions. Guardiola menilai kompetisi tersebut hanya akan merusak esensi liga lokal.

Wacana terkait bergulirnya European Super League sebagai kompetisi yang dibentuk untuk tim-tim terbesar Eropa mulai menyeruak di tahun 2018 atas prakarsa presiden Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge. Namun ide tersebut nyatanya mendapat penolakan dari Guardiola yang mengaku khawatir kompetisi itu hanya akan menghancurkan liga lokal.

"Saya tidak terlalu setuju dengan ide itu (liga tandingan). Seseorang seharusnya menjelaskan kepada saya (mengapa itu disebut idea bagus)," ujar Guardiola dilansir dari Goal.

"Di Inggris mereka sangat cerdas, lapangan pertandingan di divisi empat selalu penuh. Inggris tidak akan membiarkan esensi lokal sepak bola itu mati," tambahnya.

Guardiola justru memberikan pujiannya bagi konsep Liga Champions yang disebutnya lebih bagus ketimbang ide menggulirkan European Super League.

"Bagian dari kehebatan Champions League adalah laga tidak dimainkan setiap hari Minggu. Jika laga-laga dimainkan tiap pekan maka itu akan kehilangan daya tarik," ujarnya melanjutkan.

"Barcelona vs Espanyol sangat dibutuhkan dan penting untuk kota, lalu semakin banyak tim-tim Catalan di La Liga maka itu semakin baik."

"Jika kita semua membunuh liga-liga domestik, tidak ada satu pun yang akan tertarik menyaksikan tim-tim yang tak punya kesempatan bermain di liga-liga Eropa," tutup sang manajer.

Artikel Tag: Pep Guardiola, Manchester City, European Super League

830  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini