Pemain Arsenal Tolak Upaya Pemotongan Gaji

Penulis: Fery Andriyansyah
Selasa 14 Apr 2020, 14:45 WIB
Pemain Arsenal Tolak Upaya Pemotongan Gaji

Arsenal berupa memangkas gaji pemain mereka. (Foto: Getty Images)

Berita Liga Inggris: Para pemain senior Arsenal dikabarkan telah menolak usulan pemotongan gaji sebesar 12,5 persen selama 12 bulan ke depan, yang hendak dilakukan The Gunners dalam upaya untuk memangkas pengeluaran selama krisis pandemi COVID-19.

Virus Corona telah merenggut nyawa lebih dari 115.000 jiwa, dan Arsenal merasakan dampak langsung dari pandemi tersebut. Mikel Arteta tertular bulan lalu dan itu menjadi faktor utama dalam penangguhan Premier League, yang masih belum bisa dipastikan kapan akan bergulir lagi.

The Gunners tidak mendapatkan pemasukan dari pertandingan yang digelar di Emirates Stadium maupun laga yang disiarkan di televisi, sehingga pendapatan mereka menurun drastis. Untuk itu, Arsenal berharap agar para pemainnya menyetujui pemotongan gaji mereka sebesar 12,5 persen antara April 2020 dan Maret 2021.

Tetapi berdasarkan pemungutan suara yang dilakukan skuat Arsenal pada Senin (13/4) sore waktu London, Daily Telegraph mengklaim bahwa pasukan senior Meriam London telah menolak gagasan tersebut meskipun sejumlah meskipun sejumlah insentif telah dimasukkan.

Arsenal berusaha menggoda pemain mereka dengan berbagai cara. Misalnya, pemain yang menyetujui pemangkasan upah dan menandatangani kontrak baru di masa depan, maka mereka akan mendapatkan kembali gaji mereka yang telah dikurangi sebelumnya.

Jika ada pemain yang setuju memangkas gaji dan kemudian dijual oleh klub, maka Arsenal juga bersedia membayar penuh sisa gaji mereka yang telah dipotong.

Namun, sebagian besar skuat enggan menerima klausul seperti itu karena jendela transfer mendatang kemungkinan akan jauh lebih tidak aktif daripada sebelumnya. Mereka juga percaya nilai kontrak masa depan dapat dipengaruhi oleh krisis kesehatan publik akibat virus corona.

Pemotongan gaji 12,5 persen akan berjumlah sekitar 25 juta poundsterling, dengan tagihan upah klub sekitar 230 juta poundsterling per tahun. Itu termasuk upah Mesut Ozil sebesar 350.000 poundsterling per minggu, sementara Asosiasi Pesepak Bola Profesional (PFA) meminta pemain untuk menerima pemotongan gaji jika itu dalam bentuk penangguhan.

Artikel Tag: Arsenal, Virus Corona, Covid-19

460  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini