Olimpiade Beijing Bantu Marco Motta Beradaptasi dengan Kultur Indonesia

Penulis: Dayat Huri
Jumat 22 Mei 2020, 12:00 WIB
Olimpiade Beijing Bantu Marco Motta Beradaptasi dengan Kultur Indonesia

Marco Motta saat tampil bersama Persija Jakarta di Liga Indonesia/foto dok Persija

Berita Liga 1 Indonesia: Sebagai salah satu bintang dunia yang kini merumput di Indonesia bersama Persija Jakarta, Marco Motta bercerita bagaimana pengalamannya tampil di Olimpiade Beijing 12 tahun silam cukup membantunya untuk beradaptasi dengan cuaca dan kultur sepak bola tanah air.

Sepanjang karir profesionalnya, Marco Motta memang sudah malang melintang di sejumlah klub Serie A, Italia. Ia bahkan pernah memperkuat dua raksasa, AS Roma dan Juventus. Ia juga pernah membela Udinese, Atalanta dan Genoa yang berstatus kuda hitam.

Selain itu, Motta juga memiliki pengalaman di level timnas Italia. Ia rutin membela panji Italia sejak debutnya di timnas U-16 pada 2002. Lalu perlahan promosi di setiap level usia dengan beberapa kali menjadi kapten tim. Puncaknya menembus timnas senior pada 2010 dengan mencatat dua penampilan.

Motta juga dipercaya memperkuat timnas Italia pada Olimpiade Beijing 2008. Pelatih Azzuri kala itu, Pierluigi Casiraghi mempercayakan Motta menempati salah satu posisi di barisan pertahanan bersama nama-nama lain seperti Paolo De Ceglie, Domenico Criscito dan Antonio Nocerino.

Italia yang berada di grup D bersama Kamerun, Korea Selatan dan Honduras tampil perkasa. Mereka berhasil mengalahkan Honduras dan Korea Selatan serta imbang melawan Kamerun. Mendapatkan poin 7, Motta dan kawan-kawan sukses melenggang ke perempat final.

Sayangnya, di babak knock out tersebut, Italia yang berhadap dengan Belgia yang kala itu dihuni sejumlah pemain berbakat harus takluk dengan skor 3-2.

Meski gagal memberikan gelar untuk negaranya pada ajang multi event tersebut, Motta mengaku Olimpiade menjadi salah satu turnamen yang paling berkesan dalam kariernya.

"Ya saya selalu ingat pada Olimpiade 2008 di Beijing. Saat itu saya berada dengan pemain-pemain masa depan Italia. Olimpiade di Beijing juga membuat saya tidak kaget saat tiba di Indonesia 12 tahun kemudian karena cuaca dan kultur Asia tidak terlalu jauh berbeda," jelasnya seperti dilansir laman resmi Persija Jakarta.

Artikel Tag: Liga 1, persija jakarta, marco motta, olimpiade

361  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini