Mourinho Tak Mau Jadi Boneka di MU, Sindir Solskjaer?

Penulis: Demos Why
Kamis 16 Mei 2019, 03:54 WIB
Mourinho Tak Mau Jadi Boneka di MU, Sindir Solskjaer?

Jose Mourinho (Foto: Laurence Griffiths/Getty Images)

Berita Liga Inggris: Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, mengaku tak mau menjadi manajer yang baik ketika menangani Manchester United lantaran enggan menjadi boneka mereka. Pernyataan tersebut seolah-olah bermaksud untuk menyindir Ole Gunnar Solskjaer.

Mourinho sendiri dipecat oleh Manchester United pada Desember 2018 usai mencatatkan start terburuk di Premier League dalam 28 tahun terakhir. Sebagai gantinya, manajemen klub lantas menunjuk Solskjaer sebagai caretaker yang kemudian sempat membuat The Red Devils bangkit.

Di tengah membaiknya performa MU, gaya pendekatan Solskjaer yang berseberangan dengan Mourinho lantas menuai banyak pujian hingga akhirnya membuat manajer berusia 46 tahun itu menjadi manajer tetap United.

Akan tetapi periode bulan madu Solskjaer bersama MU nyatanya hanya bertahan selama tiga bulan saja. Usai berhasil menyingkirkan Paris Saint-Germain di babak 16 besar Liga Champions, performa MU malah terjun bebas. Bahkan di kompetisi domestik mereka juga gagal menembus posisi empat besar.

"Secara umum, para pemain bisa merasakan sebuah pengikisian tertentu," ujar Mourinho kepada L'Equipe.

"Terutama ketika Anda menuntut banyak. Ketika saya mengatakan bahwa musim kedua saya fantastis, saya mengatakannya karena potensi dan targetnya terpenuhi."

"Kenapa? Karena saya benar-benar memeras, seperti jeruk, untuk mencapainya. Ketika Anda memiliki sebuah tim dengan para pemain profesional yang ambisius, bekerja keras dan berbakata, di sebuah klub yang berstruktur, Anda tidak memiliki pengikisan itu."

"Ketika Anda hampir sendiri, dalam hal itu Anda tidak memiliki dukungan klub yang dekat dengan Anda, sementara pemain-pemain tertentu sedikit melawan pelatih, yang adalah orang baik. Saya tidak ingin menjadi orang baik itu, karena orang baik itu, setelah tiga bulan, adalah sebuah boneka, dan itu tidak berakhir dengan baik."

"Tapi Anda tidak seharusnya menjadi seorang pelatih yang negatif sepanjang waktu juga. Anda perlu melihat keseimbangan. Faktanya, masalah pelatihnya adalah sama seperti yang dimiliki seorang guru di sebuah sekolah," pungkasnya.

Artikel Tag: Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, Manchester United

675  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini