Marca: Data Perlihatkan Marcelo Tak Pantas Jadi Pemain Inti Real Madrid?

Penulis: Senja Hanan
Kamis 22 Okt 2020, 18:02 WIB
Marca meminta Zidane jangan pasang Marcelo lagi. Images: Getty)

Bek sayap Real Madrid, Marcelo. (Images: Getty)

Berita Liga Spanyol: Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane harus berpikir ulang untuk menjadikan Marcelo sebagai starter musim ini. Melalui data, Marca coba meyakinkan Zidane untuk tidak memasang Marcelo lagi

Kekalahan dari Cadiz adalah kali kedua Marcelo menjadi starter pada musim 2020-2021 setelah sebelumnya terjadi ketika Madrid menang 1-0 atas Real Valladolid. Jika membandingkan angka-angka untuk pemain yang menjadi starter di posisi bek kiri Real Madrid sejak 2018-19, Marcelo memiliki catatan buruk dibandingkan Sergio Reguilon dan Ferland Mendy.

Seperti dilansir Marca, sejak pertandingan Piala Super Eropa melawan Atletico Madrid di Tallin, bek sayap asal Brasil itu telah menjadi starter sebanyak 55 kali. Dari 55 pertandingan tersebut, Los Blancos hanya menang 30 kali atau 54 persen. Pada periode yang sama Madrid menderita kekalahan (33 persen).

Dengan kata lain, dalam pertandingan di mana bek sayap asal Brasil itu menjadi starter, 46 persen Real Madrid gagal menang. Jika melihat data yang dibuat hanya dalam pertandingan LaLiga, dia telah bermain sebagai starter sebanyak 38 kali sejak 2018, di bawah asuhan Julen Lopetegui, Santiago Solari, dan Zinedine Zidane.

Dari 38 penampilan tersebut, bek sayap kiri Timnas Brasil itu mencatat rasio 50 persen kemenangan, 13 persen imbang, dan 37 persen kekalahan. Catatan yang berarti Madrid menderita satu kekalahan di tiap tiga saat Marcelo menjadi starter.

Saat ini Mendy tak diragukan lagi adalah bek kiri utama Madrid asuhan Zidane. Meski demikian, keputusan Madrid melepas Reguilon dan mempertahankan Marcelo menjadi tanda tanya besar.

Reguilon memiliki statistik lebih baik ketimbang seniornya. Saat era Lopetegui Reguilon mencatat 15 kemenangan dan merasakan kekalahan dalam enam kesempatan. Jika membandingkan angka-angka tersebut dengan Marcelo, persentase kemenangan Reguilon adalah 68 persen, bandingkan dengan 46 persen milik Marcelo.

Di sisi lain, Mendy belum merasakan kekalahan saat menjadi starter di LaLiga. Dalam 22 pertandingan, Mendy mencatat 16 kemenangan. Dengan catatan statistik tersebut, rasanya wajar jika Madrid disarankan lebih memilih Mendy menjadi starter di bek kiri ketimbang pemain asal Brasil itu. Bahkan Marcelo disebut seharusnya menjadi bek kiri ketiga jika Madrid tidak melepas Reguilon.

Artikel Tag: Real Madrid, Marcelo

887  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini