Manchester United Terus Dikritik, Shaw: Kenapa Arsenal Tidak?

Penulis: Demos Why
Minggu 16 Feb 2020, 19:18 WIB
Manchester United Terus Dikritik, Shaw: Kenapa Arsenal Tidak?

Luke Shaw (Foto: Matthew Peters/Manchester United via Getty Images)

Berita Liga Inggris: Bek sayap Manchester United, Luke Shaw, mengaku heran kenapa The Red Devils kerap menjadi sasaran kritik lantaran posisi mereka kurang bagus. Namun tim besar lainnya seperti Arsenal yang tak berada di posisi semestinya justru aman-aman saja.

Shaw menilai perjalanan Arsenal di musim ini juga masih jauh dari kata memuaskan. Pasalnya posisi mereka di tabel klasemen juga berada di bawah Manchester United yakni di peringkat ke-11.

Namun Shaw mengaku heran kenapa Arsenal tak mendapatkan kritikan sebanyak yang diterima oleh Man United. Oleh karena itu Shaw menilai sudah seharusnya para pemain MU untuk memiliki muka lebih tebal agar membuat mereka bisa lebih fokus dalam menghadapi setiap pertandingan.

"Mungkin sudah saatnya saya memiliki kulit yang lebih tebal," ujar Shaw dilansir dari Daily Mail.

"Kadang-kadang sangat mudah bagi semua orang untuk melupakan apa yang sebenarnya telah saya alami. Untuk bermain sepakbola di mana saja, Anda harus memiliki kulit yang tebal terutama saat bermain bagi klub terbesar di dunia, Man United. Semua orang akan menyaksikan dan berharap Anda meraih kekalahan."

"Tentu saja menunggu waktu yang tepat untuk melontarkan kritikan begitu terlihat ada yang tidak beres, tapi itu memang sudah menjadi bagian dari bermain bagi Man United."

"Bukan bermaksud untuk tidak menghormati Arsenal yang termasuk klub fantastis, namun mereka juga tak memiliki musim yang hebat tapi hampir tak pernah mendapatkan kritikan."

"Saya merasa apa yang terjadi ini lucu. Jika ini adalah Man United maka semua orang akan memberikan kritikan, namun Arsenal selalu luput dari perhatian," pungkasnya.

Artikel Tag: Luke Shaw, Manchester United, Arsenal, Premier League

469  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini