Manchester City Jadi Tim Pertama yang Tak Rumahkan Para Karyawannya

Penulis: Demos Why
Senin 06 Apr 2020, 11:44 WIB
Manchester City Jadi Tim Pertama yang Tak Rumahkan Para Karyawannya

Logo Manchester City (Foto: Getty Images)

Berita Sepakbola: Juara bertahan Premier League, Manchester City, dipastikan tidak akan merumahkan stafnya meski di tengah krisis akibat pandemi virus corona. Kebijakan ini sendiri berbeda dengan langkah yang dilakukan oleh Tottenham Hotspur dan Liverpool yang merumahkan sebagian stafnya untuk mengurangi beban keuangan klub.

Hingga saat ini tercatat sudah lima klub di Premier League yang telah menjalankan kebijakan pemerintah Inggris untuk mengatasi krisis yang dialami akibat pandemi virus corona. Kelima klub tersebut adalah Tottenham Hotspur, Liverpool, Newcastle United, Bournemouth, dan Norwich City.

Kebijakan baru yang diterbitkan oleh pihak pemerintah adalah dengan memberikan izin kepada klub-klub untuk merumahkan karyawan non sepakbola dan hanya membayar 20 persen dari gaji mereka. Sementara 80 persen lainnya dibayarkan oleh pihak pemerintah. Kebijakan itu sendiri terpaksa dilakukan mengingat klub-klub mengalami kerugian setelah kompetisi musim 2019/20 ditangguhkan akibat pandemi virus corona.

Namun apa yang dilakukan oleh Tottenham dan Liverpool mengundang tanggapan negatif dari banyak pihak. Seperti kabar yang dilansir dari Sky Sports, kedua klub tersebut dalam laporan keuangan terakhir mereka menyebutkan telah mendapatkan keuntungan senilai 150 juta pound sterling atau setara dengan 3 triliun rupiah.

Lain halnya dengan Manchester City, mereka melakukan yang sangat berbeda. Manajemen The Cityzens justru memutuskan untuk tidak merumahkan para karyawannya.

"Menyusul sebuah keputusan yang telah diambil oleh chairman dan dewan direksi pada pekan lalu, dengan ini dapat kami konfirmasi bahwa Manchester City tidak akan menggunakan Skema Retensi Pekerjaan Virus Corona dari Pemerintah Britania Raya," ujar juru bicara klub dilansir dari Sky Sports.

"Hingga saat ini kami tetap berkomitmen untuk melindungi seluruh karyawan, pekerjaan mereka dan bisnis kami, sementara di saat bersamaan kami juga melakukan berbagai upaya untuk memberikan dukungan bagi komunitas yang lebih luas di masa-masa paling menantang seperti saat ini," pungkasnya.

Artikel Tag: Manchester City, Premier League, Virus Corona

453  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini