Man United Tak Akan Sunat Gaji Pemain di Tengah Pandemi Virus Corona

Penulis: Demos Why
Rabu 01 Apr 2020, 07:53 WIB
Man United Tak Akan Sunat Gaji Pemain di Tengah Pandemi Virus Corona

Pemain Manchester United (Foto: Ashley Donelon/Manchester United via Getty Images)

Berita Liga Inggris: Pandemi virus corona nyatanya telah menyusahkan begitu banyak klub yang berada di Eropa dan berujung pada pemangkasan gaji pemain. Namun hal itu tak berlaku bagi klub kaya raya sekelas Manchester United.

Pada saat ini hampir seluruh klub di benua Eropa mulai merasakan dampak negatif dari semakin meluasnya penyebaran virus corona. Pasalnya akibat semakin meluasnya pandemi corona membuat sejumlah kompetisi terpaksa ditangguhkan yang berarti pendapatan klub dari penjualan tiket, sponsor, serta penjualan merchandise mengalami penurunan yang snagat drastis.

Tak heran jika hal itu membuat beban keuangan klub semakin berat dan berujung pada kebijakan untuk melakukan pemotongan gaji para pemainnya. Sejumlah klub besar di Italia, Spanyol, dan Jerman telah melakukan kebijakan tersebut seperti Juventus, Bayern Munich, dan Barcelona.

Namun Manchester United memilih langkah yang cukup berani dan berbeda dari ketiga klub tadi. Pasalnya hingga saat ini Setan Merah belum menunjukkan tanda-tanda akan melakukan pemangkasan gaji pemain yang dikenal memiliki nilai yang sangat tinggi.

Dilansir dari Sportac, Man United di sepanjang musim 2019/20 memiliki tagihan gaji pemain dikisaran angka 135 juta pound sterling atau setara dengan 2,7 triliun rupiah. Adapun David De Gea menjadi pemain yang memiliki gaji tertinggi yakni 375 ribu pound dan disusul Paul Pogba dengan tagihan sebesar 290 ribu pound per pekan. Adapun Anthony Martial berada di posisi ketiga dengan besaran gaji sebesar 250 ribu pound tiap pekannya.

Dilansir dari ESPN, pihak Man United mengaku yakin bahwa dana yang mereka miliki saat ini masih sangat cukup untuk bisa menutup pengeluaran gaji pemain dan yakin kompetisi akan kembali berlanjut. Keyakinan MU sendiri nyatanya cukup beralasan, pasalnya The Red Devils saat ini telah menjalin kerja sama dengan 25 rekanan di antaranya adalah Chevrolet, Adidas, AON, dan Kohler di mana keempat sponsor tersebut merupakan penyandang dana terbesar klub.

MU diklaim telah mengumpulkan dana sekitar 200 juta pound sterling atau setara dengan 4 triliun rupiah dari semua sponsor tersebut dalam musim ini saja. Namun pada laporan lainnya juga menyebutkan bahwa pihak United masih mempelajari perkembangan yang terjadi demi menjadi stabilitas keuangan mereka. Kompetisi Premier League musim 2019/20 sendiri hingga kini masih ditangguhkan hingga 30 April mendatang.

Premier League sendiri untuk saat ini masih berstatus ditangguhkan hingga 30 April mendatang.

Artikel Tag: Manchester United, Premier League, Virus Corona

330  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini