Mahaka Sports Masih Akan Pelajari Kerusuhan Di Makassar

Penulis: Dhimas
Senin 28 Sep 2015, 15:34 WIB
Mahaka Sports Masih Akan Pelajari Kerusuhan Di Makassar

Akibat kerusuhan, pemain Mitra Kukar harus menggunakan mobil rantis saat keluar dari stadion

Ligaolahraga.com -

Ligaolahraga.com – Pihak Mahaka Sports sebagai penyelenggara Piala Presiden 2015,  akan mendalami tentang kerusuhan yang terjadi pada laga PSM Makassar kontra Mitra Kukar, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sabtu (26/9) kemarin.

CEO Mahaka Sports, Hasani Abdulgani, menyatakan pihaknya belum bisa mengambil langkah tegas terkait kericuhan tersebut. Hasani sendiri mengetahui langsung terjadinya kericuhan tersebut, karena pada saat kejadian dirinya juga berada di Stadion Andi  Mattalatta.

 

"Kami pelajari dulu, kami akan membuka kembali rekaman-rekamannya pertandingan kedua ini. Yang jelas, kami akan berhati-hati mengeluarkan sanksi kepada tim, mudah-mudahan kami tidak salah," ujar Hasani Abdulgani, seperti yang dilansir Goal.

 

Kericuhan tersebut bermula dari situasi panas mulai mencuat pada 15 menit akhir pertandingan. Para pemain PSM yang tertekan mulai bermain kasar, sedangkan suporter PSM di tribun penonton relatif tenang. Namun amarah suporter tersulut setelah pihak keamanan menyemprotkan air ke arah mereka. Tindakan kepolisian sendiri dipicu aksi salah satu oknum suporter tim Juku Eja yang membakar kertas di tribun.

 

Reaksi berlebihan inilah yang memicu kemarahan ribuan suporter lainnya. Mereka yang kesal seusai laga nekat masuk ke area pertandingan.

 

"Saya pribadi menyesalkan kejadian ini. Pembelajaran buat kami sebagai penyelenggara turnamen. Saya akui tindakan kepolisian menyemprotkan air ke tribun agak  berlebihan. Aksi itu justru membuat mereka jadi emosi," tutur Hasani.

 

Suporter PSM yang kecewa dengan hasil pertandingan, serta gusar dengan aksi berlebihan polisi mengamuk. Mereka masuk area pertandingan seusai laga berakhir, serta melempari para pemain Mitra Kukar dengan benda-benda keras.

 

Hal tersebut membuat Skuad Mitra Kukar harus dievakuasi keluar stadion dengan dua kendaraan Barracuda milik Polda Sulselbar. Meski para pemain Mitra Kukar sudah masuk mobil lapis baja, suporter PSM tetap bertindak anarkis dengan melempari pemain dan ofisial tim tamu dengan botol air minum. Pihak kepolisian mencoba menenangkan  para suporter yang tidak terkendal dengan melempar gas air mata.

 

Untuk hasil pertandingan sendiri, berhasil dimenangkan PSM dengan skor 2-1. Namun kemenangan tersebut tidak mampu membuat PSM lolos ke semifinal karena kalah dalam agregat gol tandang. Agregat gol 2-2, lebih memihak kepada Mitra Kukar yang mampu mencetak gol di kandang lawan. 

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/mahaka-sports-masih-akan-pelajari-kerusuhan-di-makassar
659  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini