Lini Pertahanan Milan Rapuh, Stefano Pioli: Ini Masalah Fokus, Bukan Pemain

Penulis: Uphit Kratos
Sabtu 03 Feb 2024, 19:30 WIB
Stefano Pioli

Stefano Pioli

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Pelatih AC Milan, Stefano Pioli jelaskan penyebab buruknya lini pertahanan rossoneri di musim ini. Menurutnya, semua itu disebabkan karena masalah fokus.

AC Milan saat ini sedang bersiap untuk menghadapi Frosinone dalam misi mempertahankan posisi ketiga klasemen sementara, dan akan memanfaatkan laga derby d’Italia antara Inter Milan vs Juventus untuk lebih dekat ke posisi kedua.

Dalam laga sebelumnya di San Siro, pelatih Stefano Pioli terlihat sangat kecewa dengan para eksekutor tendangan penalti rossoneri, dimana mereka gagal mencetak gol dari dua kesempatan tendangan penalti.

tentandangan Olivier Giroud berhasil diamankan kiper lawan, dan tendangan Theo Hernandez yang membentur mistar gawang

Dalam sebuah wawancara bersama pra pertandingan melawan tim Canarini, di Stadio Benito Stirpe, Pioli mengaku sudah mengantongi pemain yang akan jadi eksekutor penalti bagi Milan, jika mendapat hadiah penalti lagi

"Saya sudah memutuskan, dan saya akan mengatakannya [eksekutor tendangan penalti] kepada tim besok," ujar Pioli.

Pelatih kelahiran Parma tersebut kemudian ditanya tentang catatan buruk lini pertahanan Milan di musim ini, dimana mereka jadi tim papan atas dengan jumlah kebobolan tertinggi di Serie A.

"Ini bukan masalah jumlah pemain, ini tentang intensitas dan fokus. Kami memiliki pemain dengan karakteristik yang berbeda dari musim lalu.”

“Kami menguasai bola lebih lama, dan kami menciptakan lebih banyak peluang, namun kami kebobolan lebih sedikit gol daripada musim lalu pada tahap yang sama. Kami harus mencoba mencetak satu gol lebih banyak dari lawan," pungkasnya.

Artikel Tag: Stefano Pioli, AC Milan

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/lini-pertahanan-milan-rapuh-stefano-pioli-ini-masalah-fokus-bukan-pemain
867  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini