Liga Dihentikan, Pemuncak Klasemen Otomatis Juara? Ceferin: Itu Bohong!

Penulis: Demos Why
Kamis 19 Mar 2020, 07:36 WIB
Liga Dihentikan, Pemuncak Klasemen Otomatis Juara? Ceferin: Itu Bohong!

Aleksander Ceferin (Foto: Lukas Schulze - UEFA/UEFA via Getty Images)

Berita Sepakbola: Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menanggapi kabar yang menyebutkan bahwa pihaknya menyarankan agar seluruh kompetisi domestik dihentikan. Bahkan UEFA juga dikabarkan meminta pemimpin klasemen saat ini otomatis dinobatkan menjadi juara. Ceferin menyebut semua kabar tersebut sebagai hoax!

Semakin meluasnya penyebaran virus corona di daratan Eropa pada saat ini membuat sejumlah liga top terpaksa ditangguhkan. Belakangan lantas muncul pertanyaan terkait penentuan juara di masing-masing kompetisi.

Di La Liga, hingga kini Barcelona masih memimpin klasemen di mana mereka hanya unggul dua angka saja dari Real Madrid dari 27 pertandingan. Artinya Madrid masih memiliki peluang yang sangat besar untuk menyalip La Blaugrana.

Sementara di Premier League, hingga pekan ke-29 Liverpool masih menguasai tahta klasemen dengan keunggulan 25 poin dari Manchester City. Liga Premier sendiri masih menyisakan 9 pertandingan lagi dan The Reds hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk menyegel gelar juara. Artinya secara hitungan matematis The Anfield Gank memang masih mungkin untuk dikejar.

Di tiga liga top lainnya yakni Serie A, Bundesliga, dan Ligue 1 juga tak ada tim yang benar-benar sudah mengunci gelar, termasuk Juventus, Bayern Munich, dan Paris Saint-Germain. Akan tetapi dengan dihentikannya kompetisi serta belum ada kejelasan terkait kelanjutannya, banyak pihak mulai berargumen terkait format penentuan juara di masing-masing kompetisi.

Bahkan sebelumnya UEFA dikabarkan akan mengeluarkan kebijakan di mana pemuncak klasemen di masing-masing liga yang dihentikan akan langsung ditetapkan sebagai juara. Akan tetapi kabar tersebut dibantah dengan tegas oleh Ceferin.

"Sebelumnya saya sudah melihat serta mendengar terkait beberapa berita bohong yang menyebutkan bahwa UEFA akan menyarankan liga untuk mengakhiri kejuaraannya sekarang, dan memutuskan pemenangnya adalah mereka yang berada di peringkat pertama," ujar Ceferin dilansir dari Mirror.

"Saya pastikan bahwa semua kabar tersebut tidaklah benar. Fokus kami saat ini adalah menyelesaikan semua liha dan kami akan merekomendasikan hal semacam itu kepada asosiasi atau liga mana pun," pungkasnya.

Artikel Tag: Aleksander Ceferin, UEFA, Virus Corona

775  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini