Laporta Sebut Tebas Penyebab Messi Tinggalkan Barcelona

Penulis: Senja Hanan
Selasa 14 Sep 2021, 15:28 WIB
Presiden Barcelona, Joan Laporta. (Images: Getty)

Presiden Barcelona, Joan Laporta. (Images: Getty)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Spanyol: Presiden Barcelona, Joan Laporta mengecam balik Javier Tebas. Dia mengatakan penyebab Lionel Messi meninggalkan Stadion Camp karena Presiden La Liga, Javier Tebas.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemain sepakbola yang meraih enam kali Ballon d'Or tersebut terpaksa meninggalkan Stadion Camp Nou pada bursa transfer kemarin. Sebab, Barcelona tidak dapat mendaftarkannya ke La Liga karena masalah finansial. Namun, Tebas mengklaim bahwa Messi meninggalkan Barcelona bukan karena masalah keuangan.

Tebas juga mengkritik keterlibatan Barca di Liga Super Eropa dalam wawancaranya dan mengatakan dewan klub memiliki "kompleks inferioritas" dengan presiden Real Madrid Florentino Perez. Dia juga mengatakan bahwa kepergian Messi bukan karena faktor keuangan semata. Laporta langsung menanggapinya.

"Saya yakin komentarnya tidak pantas untuk seorang presiden liga. Alih-alih mencari harmoni dan pengertian, dia selalu mencari konflik dan konfrontasi. Dia memiliki obsesi sakit untuk melihat bagaimana dirinya bisa membahayakan Barca dan nilai-nilai klub, namun kami orang Catalunya sudah mengenalnya," katanya.

Pria yang ditunjuk untuk menggantikan Josep Maria Bartomeu itu juga menambahkan bahwa sebenarnya Messi bisa bertahan di klub jika Tebas lebih fleksibel soal fair play.

"Dia mengatakan bahwa Messi tidak bisa bertahan di Barca, tapi dia adalah aktor utama di balik situasi itu karena semangatnya yang berlebihan," katanya, sebagaimana diberitakan Goal.

"Liga-liga lainnya lebih fleksibel [sehubungan dengan fair play] dan mampu mempertahankan pemain mereka yang paling relevan," sambungnya.

Artikel Tag: Lionel Messi, Barcelona, Javier Tebas, Joan Laporta

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/laporta-sebut-tebas-penyebab-messi-tinggalkan-barcelona
622  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini