Juventus Dituduh Dibela Wasit, Nedved Serang Balik Presiden Fiorentina

Penulis: Rei Darius
Senin 03 Feb 2020, 11:30 WIB
Juventus Dituduh Dibela Wasit, Nedved Serang Balik Presiden Fiorentina

Juventus diklaim dibela wasit (Image: Getty)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved, menegaskan bahwa klub-klub lawan harus berhenti menyalahkan wasit ketika mereka kalah dari Il Bianconeri di Serie A.

Juve menegaskan keunggulan di puncak klasemen sementara Liga Italia pada hari Minggu (2/2) kemarin lewat kemenangan dengan skor 3-0 atas Fiorentina, namun kembali menghadirkan kontroversi.

Sang juara bertahan mendapatkan hadiah dua penalti yang diselesaikan dengan baik oleh Cristiano Ronaldo, sebelum Matthijs de Ligt melengkapi skor lewat tandukannya pada menit-menit akhir.

Satu penalti dihadiahkan setelah German Pezzella melakukan handball di kotak penalti saat Miralem Pjanic menembak tepat sasaran ke gawang Fiorentina. Sedangkan satu lainnya berikan karena Federico Ceccherini menjatuhkan Rodrigo Bentancur saat sang gelandang asal Uruguay itu meliuk-liuk melewati tiga pemain bertahan La Viola.

Namun pihak lawan merasa dirugikan oleh hal itu dan Presiden sekaligus pemilik Fiorentina, Rocco Commisso, mengaku muak dengan kepemimpinan wasit Fabrizio Pasqua, namun Nedved menekankan bahwa kedua penalti itu dihadiahkan dengan pantas.

"Dia adalah orang yang sangat saya hormati, namun kami lelah dengan tren ini. Juventus menang secara pantas," kata Nedved kepada para reporter seusai pertandingan, dikutip dari Goal.

"Hentikan alasan-alasan dari tim-tim yang kalah dari Juventus. Kami menang secara pantas pada hari ini dengan melakukan hal yang lebih baik daripada mereka. Keadaan seharusnya tidak dikatakan sebelum publik tenang. Ini adalah alasan yang sudah terlalu sering digunakan untuk melawan Juventus."

Artikel Tag: Pavel Nedved, Juventus, Fiorentina

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/juventus-dituduh-dibela-wasit-nedved-serang-balik-presiden-fiorentina
4029  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini