Joan Laporta Diunggulkan untuk Merebut Jabatan Presiden Barcelona

Penulis: Senja Hanan
Minggu 03 Jan 2021, 19:44 WIB
Joan Laporta calon Presiden Barcelona.

Joan Laporta calon Presiden Barcelona.

Berita Liga Spanyol:Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta berpeluang untuk merebut kembali kursi nomor satu di klub asal Katalan itu. Pasalnya, hasil survei memperlihatkan dia unggul atas lawan-lawannya.

Menurut hasil survei, jajak pendapat dengan 220 responden yang merupakan anggota pemilik hak suara Barcelona tersebut menghasilkan 52,3 persen suara untuk Laporta, unggul hampir 40 persen dari pesaing terdekatnya, Victor Font.

Font berada di posisi kedua dengan 13,2 persen diikuti oleh Emili Rousaud di posisi ketiga dengan 3,2 persen. Namun demikian, angka ini masih belum mutlak mengingat pemilihan baru dilaksanakan pada 24 Januari mendatang.

Pasalnya, sebagai 17,2 persen dari jumlah responden tersebut belum memberikan proyeksi mereka terhadap siapa yang bakal mereka pilih. Pemain berusia 58 tahun itu, juga mendapatkan suara dari kalangan anggota Barcelona yang berusia muda, yakni 18-35 tahun.

Sementara itu, jumlah terbaik yang diraih Font berasal dari anggota dengan rentang suai 35-49 tahun. Salah satu indikasi yang membuat Laporta mendapatkan kesempatan kedua adalah karena ia sukses membawa Barcelona dari keterpurukan di masa kepemimpinannya pada 2003-2010.

Di masa jabatannya, Barcelona meraih dua gelar Liga Champions, empat La Liga Spanyol, dan Piala Raja. Di masa kepemimpinannya, Laporta melewati dua kali krisis dan dua-dua berhasil diselesaikan dengan kejayaan.

Yang pertama adalah di tahun debutnya di mana Barcelona kala itu terpuruk sampai ke posisi keenam La Liga. Laporta membuat gebrakan dengan merekrut Frank Rijkaard dan bintang Brasil di Piala Dunia 2002, Ronaldinho.

Di tahun pertamanya, Barcelona naik ke posisi kedua sebelum akhirnya menjadi juara pada 2004-2005 dan 2005-2006. Puncaknya adalah ketika Blaugrana–julukan Barcelona–meraih gelar Liga Champions kedua pada 2006.

Kesuksesan di musim itu juga ditandai dengan puncak kiprah pemain seperti Ronaldinho serta Samuel Eto’o. Barcelona kembali jatuh selepas 2006 dan melepaskan gelar La Liga ke Real Madrid untuk dua musim beruntun.

Pada 2008, Joan Laporta menunjuk Pep Guardiola sebagai keputusan besar dalam sejarah klub. Bersama Guardiola, Barcelona meraih trigelar pertama dalam sejarah pada musim 2008-2009.

Selain itu, mereka juga mendapatkan tim impian bersama bintang seperti Lionel Messi, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, dan memperkenalkan trademark permainan tiki-taka.

Artikel Tag: Joan Laporta, Barcelona

743  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini