Jika Langgar Karantina Lagi, Jovic Bakal Mendekam di Penjara

Penulis: Senja Hanan
Sabtu 21 Mar 2020, 12:46 WIB
Jika Langgar Karantina Lagi, Jovic Bakal Mendekam di Penjara

Penyerang Real Madrid, Luka Jovic.

Berita Liga Spanyol: Pemerintah Serbia nampaknya serius dalam penanganan karantina ini. Jika Luka Jovic kembali melakukan pelanggaran, maka pemerintah Serbia akan bertindak tegas dengan melakukan penangkapan terhadapnya.

"Salah satu diantara mereka adalah Nikola Ninkovic yang sedang berada di sebuah hotel dan lainnya adalah Jovic yang tinggal di Apartemen," kata Presiden Serbia, Aleksandar Vucic dalam sebuah konferensi pers, sebagaimana diberitakan ESPN.

"Jika salah satu dari mereka meninggalkan tempat itu, maka mereka akan kami tangkap. Saya rasa keduanya telah menyesal atas apa yang sudah mereka lakukan. Namun, saya ingin menjelaskan kepada keduanya bahwa nyawa masyarakat lebih penting ketimbang harta mereka. Kendati demikian, kami tidak akan menyalibkan mereka," lanjutnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tim dokter Madrid memang memerintahkan kepada Jovic untuk mengisolasi diri sendiri di negaranya. Hal ini terjadi setelah salah seorang pebasket dari klub Madrid dinyatakan terjangkit virus Covid 19 pada pekan lalu.

Namun, bukan mengkarantina diri sendiri dengan tinggal di rumah, Jovic justru memutuskan untuk pergi keluyuran. Mengenai permasalahan ini, penyerang berusia 22 tahun tersebut sudah mengaku salah dan meminta maaf atas perbuatannya.

Dalam akun Instagram miliknya, Jovic berdalih bahwa dirinya tidak mendapatkan penjelasan yang tepat. Sebab, peraturan yang ada di Spanyol dan Serbia memang berbeda.

"Saya mohon maaf kepada semua orang jika saya dikompromikan mereka dalam beberapa cara dan saya berharap bahwa kita dapat mengatur untuk mendapatkan melalui semua ini bersama-sama. Dukung Serbia dan mari kita tetap bersama-sama."

Artikel Tag: Virus Corona, Luka Jovic, Real Madrid, Serbia

1142  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini