Jatuh ke Pelukan Persib, Teja: Ini Jadi Suatu Kebanggaan

Penulis: M. Aldi
Jumat 17 Jan 2020, 09:00 WIB
Jatuh ke Pelukan Persib, Teja: Ini Jadi Suatu Kebanggaan

Teja Paku Alam seusai menjalani latihan perdana bersama Persib

Berita Liga 1 Indonesia: Rekrutan ketiga Persib Bandung telah diumumkan pada hari Kamis (16/1) pagi. Teja Paku Alam merupakan amunisi terbaru Maung Bandung untuk menghadapi ketatnya Liga 1 pada musim kompetisi 2020 mendatang.

Mantan kiper Semen Padang itu pun langsung berlatih individu karena pemain lain sudah bertolak ke Malaysia untuk uji coba. Dirinya melahap menu latihan gym sesuai program yang diberikan oleh tim pelatih.

Pria asal Padang itu tak mampu menyembunyikan kebahagiaan setelah resmi dikontrak Persib. Teja diikat dengan kontrak berdurasi dua tahun plus opsi satu tahun perpanjangan. Dia pun mengaku senang bisa membela klub kesayangan Bobotoh

Menurutnya menjadi suatu kehormatan bisa menjadi bagian skuat Persib yang merupakan klub legendaris di sepakbola Indonesia. "Alhamdulillah (perasaanya) senang dan suatu kebanggaan pasti saya bisa bergabung dengan Persib," ujar Teja saat ditemui.

Teja pun menjelaskan proses penjajakan yang dilakukan Persib hingga akhirnya dia berlabuh di Bandung. Pendekatan intensif diupayakan manajemen Persib sejak musim 2019 berakhir. Namun dirinya tidak bisa seenaknya pergi dari Kabau Sirah.

"Sebenarnya dari beres liga (musim lalu) sudah dihubungi Pak Teddy, tetapi kontrak saya bersama Semen padang masih ada, jadi saya tunggu dulu surat keluar (untuk) saya dirilis oleh Semen Padang," tutur kiper berusia 25 tahun tersebut.

Kini dirinya sudah resmi menjadi anggota skuat Persib dan ada persaingan ketat untuk mendapat menit bermain. Karena pada slot penjaga gawang, sudah ada I Made Wirawan dan Dhika Bayangkara. Hanya saja Teja mengaku siap untuk bersaing.

"Pastinya ingin bisa memberikan yang terbaik lah buat Persib. Soal persaingan pastinya kita bersaing secara sehat, siapapun yang main pasti kita tetap saling dukung," terang kiper yang dalam dua musim terakhir selalu gagal menyelamatkan tim dari degradasi itu.

Pada Liga 1 2018 lalu, Teja bersama Sriwijaya FC harus turun kasta karena menghuni urutan 17. Berikutnya pada musim 2019, dia juga harus menghuni zona merah pada akhir kompetisi bersama Semen Padang.

Artikel Tag: teja paku alam, Persib, Bandung

502  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini