Ikut Kena Imbas PPKM, Borussia Dortmund Tuntut Pemerintah Jerman

Penulis: Febrian Kusuma
Selasa 25 Jan 2022, 23:30 WIB
Borussia Dortmund

Suasana Sepi di Signal Iduna Park (Sumber: Reuters)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Europa: Sampai saat ini pemerintah Jerman masih melarang stadion terisi penuh, salah satunya di Signal Iduna Park. Stadion terbesar di Jerman milik Borussia Dortmund dengan kapasitas 80 ribu suporter itu justru hanya diizinkan untuk diisi oleh 750 suporter.

Dikutip dari laman DialyRecord, pembatasan sosial atau PPKM di Jerman rencananya akan berlangsung hingga 16 Februari 2022 mendatang, atau h-1 jelang laga leg pertama antara Borussia Dortmund melawan Rangers di Liga Europa 2021/22.

Situasi itu membuat Borussia Dortmund merasa dicurangi, karena hampir tiga perempat warga Jerman sudah mendapatkan vaksin, akan tetapi pemerintah North Rhine-Westphalia tetap memberlakukan pembatasan sosial. Menyikapi hal itu, Dortmund kabarnya akan melayangkan tuntutan kepada pemerintah Jerman agar mengizinkan laga vs Rangers dihadiri penuh oleh suporter di Signal Iduna Park.

“Kami sekarang sedang memeriksa langkah-langkah hukum untuk menantang pembatasan 750 suporter, karena hampir tiga perempat orang Jerman telah divaksinasi,” ucap CEO Dortmund, Hans-Joachim Watzke.

“Tapi pemerintah mengizinkan hampir 90 persen dari kapasitas di dalam ruangan, dan hanya 750 orang di stadion yang sejatinya berada di luar ruangan. Orang-orang dikurung di udara terbuka. Itu tidak proporsional, ilmu sains juga tak bekerja pada situasi ini, tidak ada yang mengerti itu lagi,” lanjutnya.

Di sisi lain, Rangers kabarnya akan memberikan kuota 2700 tiket untuk penggemar Dortmund di laga kedua yang berlangsung di Ibrox Stadium, 25 Februari 2022.

Artikel Tag: Borussia Dortmund, Rangers

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/ikut-kena-imbas-ppkm-borussia-dortmund-tuntut-pemerintah-jerman
1236  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini