Haaland Tertawa Dituduh Sebagai Pemain Mata Duitan

Penulis: Rheza Hendrian
Jumat 14 Feb 2020, 14:41 WIB
Haaland Tertawa Dituduh Sebagai Pemain Mata Duitan

Erling Haaland / via AFP

Berita Liga JermanWonderkid asal Norwegia, Erling Haaland, menertawakan pendapat orang-orang yang mengatakan kalau Manchester United gagal merekrutnya lantaran enggan menuruti permintaan gajinya.

Pada bursa transfer Januari silam, Haaland santer diberitakan bakal menjadi pemain anyar dari MU yang memang krisis striker pasca Marcus Rashford menderita cedera punggung parah.

Namun harapan MU harus kandas setelah tiba-tiba Borussia Dortmund datang menikung mereka.

Setan Merah jelas merasa kecewa karena sejak merumput bagi Die Borussen, Haaland berhasil tampil menggila dengan sukses mencetak 7 gol dari 4 kali penampilannya.

Dalam wawancaranya dengan Goal, striker berumur 19 tahun itu akhirnya angkat bicara mengenai alasan mengapa ia lebih memilih Dortmund ketimbang Man United.

"Ole (Gunnar Solskjaer) memang sosok yang penting bagi saya untuk bisa menjadi pemain seperti sekarang ini. Namun saya menyimpulkan bahwa Dortmund-lah yang menjadi opsi terbaik bagi saya," tutur Haaland.

"Saya merasa penampilan saya akan jauh lebih baik di sini dan itulah sebabnya saya memilih Dortmund."

Saat dimintai komentarnya apakah benar ia menolak MU lantaran klub Premier League tersebut enggan menuruti permintaan gajinya, klien dari super agen Mino Raiola tersebut hanya tertawa.

Ia menegaskan bahwa dirinya bukanlah sosok pemain yang mata duitan.

"Tidak tidak. Biarkan orang yang menulis berita itu untuk menjelaskan," imbuh Haaland.

"Mereka harus menjelaskan kepada saya jika mereka berjumpa denganku. Berita tersebut bukanlah urusan saya."

"Mereka terlalu mendramatisir sampai saya mendapatkan label seperti itu. Orang-orang yang dekat denganku tahu betul bahwa saya bukanlah orang seperti itu," tutupnya.

Artikel Tag: Borussia Dortmund, Erling Haaland, Manchester United, Bundesliga

1545  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini