Gasperini Murka dengan Wasit yang Pimpin Laga Atalanta vs Real Madrid

Penulis: Rheza Hendrian
Kamis 25 Feb 2021, 14:59 WIB
Gian Piero Gasperini menilai wasit menjadi biang kerok kekalahan Atalanta dari Real Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions (25/2) / via Getty Images

Gian Piero Gasperini / via Getty Images

Berita Liga Champions: Gian Piero Gasperini kecewa betul dengan wasit yang memimpin laga Atalanta vs Real Madrid dini hari tadi (25/2). Menurutnya, wasit telah membunuh sportivitas dalam olahraga menyusul kartu merah yang diterima oleh La Dea.

Dalam partai leg pertama babak 16 besar Liga Champions dini hari tadi, Atalanta harus kalah 0-1 saat menjamu Real Madrid di Gewiss Stadium.

Salah satu penyebab kekalahan La Dea adalah berkurangnya pasukan Gasperini menjadi 10 pemain menyusul kartu merah yang diterima oleh Remo Freuler di menit ke-17.

Jika dilihat dari tayangan ulang, Freuler memang benar-benar melanggar Ferland Mendy yang sudah sendirian berada di depan gawang La Dea.

Kendati demikian, hukuman kartu merah yang diterima oleh sang gelandang dirasa terlalu berlebihan karena Mendy nampak ingin berlari menyamping untuk memberi umpan silang ke kotak penalti.

"Partai ini dirusak! Musim kemarin kami juga mengalami itu ketika pelanggaran handball tidak dihitung oleh wasit," ucap Gian Piero Gasperini dengan kesal kepada Sky Sport Italia.

"Sekarang segala bentuk kontak fisik sepertinya harus hilang dalam sepakbola dan ini jelas merupakan pembunuhan untuk olahraga ini."

"Saya sempat mendapatkan skorsing ketika berkata semacam ini di Serie A. Jika saya berkata lebih keras lagi, mungkin UEFA akan menghukum saya selama satu bulan."

"Mau bagaimanapun, ini jelas pembunuhan dalam sepakbola. Kita tidak bisa dipimpin oleh wasit yang belum pernah memainkan sepakbola sebelumnya dan tidak tahu perbedaan antara pelanggaran dengan kontak fisik," tutupnya.

Artikel Tag: Atalanta, Real Madrid, Gian Piero Gasperini, liga champions

488  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini