Everton Bukukan Rekor Kerugian Terbesar Klub

Penulis: Dwi Prima
Senin 20 Jan 2020, 19:41 WIB
Everton Bukukan Rekor Kerugian Terbesar Klub

Everton / via Gettyimages

Berita Liga Inggris: Everton menyatakan bahwa mereka mematuhi aturan Financial Fair Play meskipun mencatat kerugian sebesar 111,9 juta poundsterling di musim 2018/19.

Klub Liga Premier mengkonfirmasi pada Pertemuan Umum Tahunan mereka bahwa kerugian telah meningkat sebesar 98.8 juta poundsterling pada musim sebelumnya, sebagian besar adalah karena peningkatan investasi dalam skuat mereka dengan perekrutan Richarlison, Lucas Digne dan Yerry Mina dan menjual Romelu Lukaku pada musim sebelumnya.

Kerugian kumulatif Everton selama tiga tahun terakhir hingga sekarang berjumlah 94,4 juta poundsterling tetapi itu cukup untuk membuat mereka patuh dengan aturan FFP.

Pendapatan komersial telah menjadi faktor kunci dengan klub ini membukukan peningkatan 32 persen dalam aktivitas komersial berkat kemitraan dengan USM dan SportPesa.

USM didirikan oleh Alisher Usmanov yang juga telah mengambil opsi hak penamaan saham di stadion baru klub.

"Ini jelas menunjukkan dampak komersial yang sudah dimiliki stadion baru kami," kata kepala eksekutif Profesor Denise Barrett-Baxendale tentang kesepakatan itu.

Profesor Barrett-Baxendale juga menegaskan, meskipun mengalami kerugian, Everton akan tetap berpegang teguh pada visinya untuk menjadikan diri mereka sebagai klub elit yang menantang di puncak kompetisi domestik dan Eropa.

Pemilik Farhad Moshiri, absen dari RUPS karena ia dalam "diskusi mendalam" tentang investor pendanaan stadion, yang kini telah menginvestasikan 350 juta poundsterling dari uangnya sendiri di klub.

Ini adalah pinjaman pemegang saham bebas bunga tanpa tanggal pembayaran kembali yang tetap, dan sebagai bagian dari itu, utang bersih investasi telah berkurang dari 65,7 juta poundsterling menjadi 9,2 juta poundsterling.

Artikel Tag: Premier League 2020, Everton, Carlo Ancelotti

742  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini