Emery Tuding Wasit Sebagai Biang Kerok Kegagalan Angkat Trofi UCL Bersama PSG

Penulis: Rheza Hendrian
Selasa 11 Feb 2020, 13:44 WIB
Emery Tuding Wasit Sebagai Biang Kerok Kegagalan Angkat Trofi UCL Bersama PSG

Unai Emery / via Getty Images

Berita Sepakbola: Bekas manajer Paris Saint-Germain yaitu Unai Emery, menuding wasit sebagai biang kerok kegagalannya menjuarai trofi Liga Champions bersama Les Parisiens.

Di bawah asuhan Emery, PSG menjadi tim yang sulit untuk ditaklukkan di Prancis karena manajer asal Spanyol itu berhasil mempersembahkan tujuh gelar domestik dari dua tahun yang ia lalui di Parc des Princes.

Sayangnya keberhasilan di kompetisi lokal tak merembet di kancah Eropa karena dari dua kali keikutsertaannya di Liga Champions, prestasi terbaik Emery hanyalah menembus babak 16 besar.

Kegagalan di kompetisi benua biru itu sangat disesali oleh Emery. Menurutnya wasit sangat memihak kepada rival-rival PSG sehingga ia pun gagal menasbihkan dirinya sebagai pelatih terbaik di dunia.

Sebagai informasi, PSG racikan Emery harus kalah menyakitkan di Liga Champions setelah kalah agregat 5-6 dari Barcelona di tahun 2017 dan setahun berselang, giliran Real Madrid yang menyingkirkan mereka dengan skor 2-5.

"Bersama Paris, saya melewatkan kesempatan untuk menjadi pelatih terbaik di dunia," ujar Emery kepada France Football.

"Saya memenangkan liga, empat piala liga dan juga dua Tropees des Champions (Piala Super Prancis)."

"Tetapi jelas bahwa target utama tim adalah (memenangkan) Liga Champions."

"Di tahun pertama, kami bermain dengan level tinggi saat bertemu Barcelona pada leg pertama babak 16 besar."

"Namun di leg berikutnya, kami tersingkir karena saat itu VAR belum diterapkan. Kami kalah saat itu karena keputusan wasit yang kontroversial."

"Kemudian di tahun kedua melawan Real Madrid, kami harus tunduk pada tim yang sukses mencetak hat-trick juara dan lagi-lagi di leg pertama kami tak bisa berbuat apa-apa soal keputusan wasit."

"Jadi kesimpulannya adalah: kami kalah di kesempatan pertama karena keputusan wasit. Kemudian di kesempatan kedua, kami kalah melawan juara bertahan dan calon jawara di musim tersebut," pungkas eks manajer Arsenal tersebut.

Artikel Tag: Unai Emery, PSG, Ligue 1, liga champions

1121  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini