Dortmund Kalah, Emre Can Heran Kenapa Hanya Bayern yang Diberi Penalti

Penulis: Ezi Yulia
Senin 06 Des 2021, 06:00 WIB
Emre Can

Emre Can (Foto: bvb.de)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Jerman: Borussia Dortmund menderita kekalahan 3-2 dari Bayern Munchen pada pertandingan Bundesliga pekan ke-14 Sabtu (4/12) dan Emre Can mengaku heran dengan wasit yang tidak bersedia mengecek kembali insiden antara Marco Reus dan Lucas Hernandez.

Dalam laga yang mencekam dan cepat di Signal Iduna Park, Borussia Dortmund sempat memimpin lebih dulu melalui Julian Brandt pada menit kelima. Bayern Munchen kemudian membalas dengan gol-gol dari Robert Lewandowski di menit sembilan dan Kingsley Coman di menit 44 untuk memimpin 2-1 saat turun minum.

Memulai babak kedua dengan baik, Die Borussen berhasil menyamakan kedudukan menjad 2-2 setelah Erling Haaland mencetak gol pada menit ke-48. Tetapi dengan 15 menit tersisa, Lewandowski membawa Bayern kembali unggul dengan gol yang sangat kontroversial lewat penalti yang diberikan karena handball dari Mats Hummels.

Emre Can menganggap baik BVB maupun Bayern sama-sama bermain bagus namun menyayangkan bahwa pertandingan pada akhirnya diputuskan berdasarkan penalti yang dihadiahkan untuk tim tamu. Can juga meyakini bahwa BVB seharusnya juga mendapatkan penalti ketika Marco Reus ditekel oleh Lucas Hernandez pada menit ke-54. Tetapi wasit melihatnya tidak seperti itu, bahkan juga tidak bersedia mengecek ulang kembali lewat VAR.

"Itu adalah permainan sepak bola yang bagus dari kedua tim. Dan itu adalah pertandingan yang sangat terbuka. Kedua tim memiliki peluang yang cukup banyak. Pada akhirnya, penalti yang menentukan pertandingan. Sayang sekali karena kami seharusnya juga mendapat penalti. Namun sayangnya wasit tidak bersedia untuk mengecek kembali kejadian tersebut. Saya tidak mengerti," kata Can.

Artikel Tag: Emre Can, Borussia Dortmund, Bayern Munchen, Bundesliga

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/dortmund-kalah-emre-can-heran-kenapa-hanya-bayern-yang-diberi-penalti
1033  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini