Ditaklukan Bhayangkara, Aji Santoso Sebut Persebaya Tak Dinaungi Dewi Fortuna

Penulis: Dayat Huri
Kamis 13 Feb 2020, 06:30 WIB
Ditaklukan Bhayangkara, Aji Santoso Sebut Persebaya Tak Dinaungi Dewi Fortuna

Laga Persebaya Surabaya kontra Bhayangkara FC di PGJ 2020/foto dok Persebaya

Berita Liga 1 Indonesia: Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, menilai timnya tak dinaungi Dewi Fortuna, kala dipaksa menyerah dengan skor 1-0 oleh Bhayangkara FC pada lanjutan babak penyisihan grup A Piala Gubernur Jatim (PGJ) 2020, di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Rabu (12/2) sore.

Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Bhayangkara FC itu, kedua tim menunjukkan permainan saling menyerang. Gol tunggal The Guardiandiciptakan pemain pengganti Dendy Sulistyawan pada menit ke-74.

Kekalahan itu membuat Bajul Ijo harus rela tergusur ke peringkat tiga klasemen sementara dengan koleksi tiga angka, terpaut satu poin dari Madura United dan Bhayangkara FC yang sama-sama mengoleksi empat poin dari dua pertandingan.

Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, menilai timnya sudah tampil dengan cukup baik pada pertandingan itu. Rachmat Irianto dan kawan-kawan, disebutnya sudah bermain sesuai instruksi dan rencana permainan yang telah disusun—permainan satu dua sentuhan dan cepat diperagakan skuat Bajul Ijo di lapangan.

"Secara keseluruhan tidak ada masalah dengan permainan tim, hanya saja pertandingan kali ini tidak berpihak ke Persebaya," terang Aji seperti dilansir laman resmi Persebaya Surabaya.

Persebaya memang tampil menekan sejak peluit tanda dimulainya pertandingan dibunyikan. Duet David da Silva dan Patrich Wanggai di lini depan sempat merepotkan lini belakang Bhayangkara FC, dan formasi 4-4-2 yang dijajal Aji berhasil menekan pertahanan Bhayangkara.

Bahkan pada awal babak kedua, tembakan Muhammad Hidayat gagal diantisipasi penjaga gawang Bhayangkara FC. Sayangnya, mistar gawang menggagalkan peluang tersebut menjadi gol.

Puncaknya, pada menit ke-67 Hambali Tholib dijatuhkan di kotak penalti Bhayangkara FC. Wasit Yudi Nurcahya pun menunjuk titik putih. Sayang, Makan Konate yang maju sebagai eksekutor gagal mengkonversinya menjadi gol.

Aji mengaku tidak terlalu mempermasalahkan kegagalan dari penyerang asal Mali tersebut, karena menurutnya siapa pun pasti pernah gagal mengeksekusi penalti, tidak terkecuali Konate.

"Saya tidak menyalahkan Konate. Ini bukan sesuatu yang wah, semua pemain bisa mengalaminya (gagal eksekusi penalti)," katanya.

Pelatih yang bermain sebagai wing-back semasa masih aktif sebagai pemain tersebut juga menolak jika mental timnya disebut jatuh karena gagalnya eksekusi penalti tersebut.

"Sebenarnya mental pemain tidak down, bahkan anak-anak bermain cukup bagus, hanya saja kita memang gagal mencetak gol," pungkasnya.

Artikel Tag: Liga 1, Persebaya Surabaya, Bhayangkara FC, Aji Santoso

757  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini