Dinilai Tak Perhatikan Kesejahteraan Pemain, FIFPro Kritik PSSI

Penulis: Dayat Huri
Jumat 22 Mei 2020, 10:15 WIB
Dinilai Tak Perhatikan Kesejahteraan Pemain, FIFPro Kritik PSSI

FIFPro

Berita Liga 1 Indonesia: Federasi Internasional Asosiasi Pesepak Bola Profesional (FIFPro) menilai PSSI selaku induk organisasi sepak bola tanah air tidak memperhatikan kesejahteraan para pemain dengan menerapkan kebijakan pemotongan gaji maksimal 75 persen dari total nilai kontrak yang disepakati.

Direktur Legal FIFPro, Roy Vermeer melalui keterangan resminya menjelaskan, pihaknya bersama FIFA dan AFC telah memberikan pesan yang jelas agar semua fedarasi di bawahnya untuk bekerja sama dengan klub dan pemain dalam rangka mengatasi tantangan di era pandemi virus Corona atau Covid-19 seperti sekarang ini.

Sayangnya, PSSI justru tidak berkomunikasi terlebih dahulu dengan para pemain melalui perwakilannya Asosiasi Pemain Sepak Bola Profesional Indonesia (APPI). Sebaliknya, mereka langsung mengeluarkan Surat Keputusan (SK) dengan nomor SKEP/48/III/2020 yang menjelaskan, bahwa klub-klub Liga 1 Indonesia dan Liga 2 dipersilahkan untuk menggaji pemainnya maksimal 25 persen dari total nilai kontrak untuk periode Maret sampai Juni 2020.

"PSSI mengintervensi hubungan kerja pemain tanpa keinginan untuk mengundang serikat pesepak bola ke meja perundingan," kata Roy Vermeer seperti dilansir dari laman Antara.

Atas keluarnya SK dari PSSI tersebut, semenjak April tidak satu pun klub yang membayar gaji pemain di atas 25 persen dari nilai kontrak. Bahkan ada dua tim yang hanya memberikan 10 persen dari normal pemainnya.

Sementara untuk Liga 2 justru lebih parah, sebanyak 24 klub peserta kompetisi kasta kedua tanah air itu hanya membayarkan gaji antara 10 persen sampai 15 persen dari nilai kontrak.

"Fakta bahwa keputusan PSSI berlaku sejak Maret menunjukkan PSSI tidak peduli dengan standar internasional, apalagi soal kesejahteraan pemain di Indonesia," terangnya.

Artikel Tag: Liga 1, Liga 2, PSSI

286  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini