Dimitri Payet Komentari Kemenangan Marseille di Le Classique

Penulis: Demos Why
Selasa 15 Sep 2020, 10:30 WIB
Dimitri Payet saat tampil di Le Classique.

Dimitri Payet (Foto: Mehdi Taamallah/NurPhoto)

Berita Liga Prancis: Bintang Marseille, Dimitri Payet, tak menampik bahwa laga kontra Paris Saint-Germain merupakan pertandingan yang sangat melelahkan secara fisik dan mental. Namun Payet menilai pengorbanan dia dan rekannya sepadan dengan kemenangan yang berhasil I'OM raih di laga akhir pekan lalu.

Dimitri Payet menyambut keberhasilan Marseille meraih kemenangan untuk pertama kalinya dari 20 pertemuan terakhir dengan Paris Saint-Germain di semua kompetisi. Kemenangan itu didapatkan oleh I'OM saat tandang ke Parc des Princes, Senin (14/9) dini hari WIB. Di laga itu klub arahan Andre Villas-Boas tersebut meraih kemenangan 1-0 berkat aksi Florian Thauvin di menit ke-31.

Namun layaknya sebuah partai klasik di kompetisi lainnya, pertemuan antara Marseille dan PSG di laga itu juga terasa sangat panas. Saking panasnya sampai membuat wasit Jerome Brisard terpaksa mengeluarkan 11 kartu kuning hingga akhirnya di pengujung laga dia mengeluarkan lima kartu merah bagi pemain dari kedua tim setelah terjadi keributan. Adapun pemain Paris Saint-Germain yang mendapatkan kartu merah adalah Leandro Paredes, Layvin Kurzawa dan Neymar, sementara pemain tim tamu yang diusir keluar lapangan adalah Jordan Amavi dan Dario Benedetto.

Dimitri Payet sendiri tak menampik bahwa laga kontra PSG sangat melelahkan secara mental dan fisik. Namun kemenangan atas Les Parisiens kemarin dirasa sepadan dengan pengorbanan dia dan rekan-rekannya.

"Saya pikir besok saya akan bangun dengan merasakan sakit di seluruh badan, namun pasti akan sembuh lebih cepat karena kami meraih kemenangan," ujar Payet kepada Telefoot.

"Saya tahu akan mendapatkan 'sambutan istimewa' di sini. Tapi kami ke sini demi meraih hasil, minimal membawa pulang satu poin. Kami datang dengan rencana yang sangat matang. Kami tak kebobolan, justru kami yang berhasil mencetak gol untuk meraih kemenangan."

Paris Saint-Germain sendiri menelan kekalahan kedua dari dua pertandingan pembuka Ligue 1 musim ini. Catatan itu merupakan yang terburuk sejam musim 1978/79. Banyak pihak meyakini kekalahan PSG dari Marseille dipengaruhi oleh jadwal padat yang harus dihadapi oleh Paris sejak musim lalu akibat pandemi virus corona. Namun Dimitri Payet tak mau tahu alasan Paris.

"Saya tidak tahu apa-apa tentang jadwal PSG," ujarnya melanjutkan.

"Kami menghormati jadwal yang sudah ditetapkan. Kami memainkan pertandingan saat mereka datang - kami juga baru menghadapi dua pertandingan tandang."

"Itu masalah mereka, bukan saya!" pungkasnya.

Artikel Tag: Dimitri Payet, marseille, Paris Saint-Germain

434  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini