Didera Penyakit Kronis, Gennaro Gattuso: Saya Ingin Mati di Lapangan

Penulis: Rei Darius
Kamis 24 Des 2020, 19:16 WIB
Gennaro Gattuso masih tetap mendampingi Napoli meski mengalami penyakit kronis.

Gennaro Gattuso telah mengenakan pelindung mata belakangan (Image: Getty)

Berita Liga Italia: Gennaro Gattuso membeberkan alasannya tetap mendampingi Napoli meski dengan penyakit mata yang kronis, mengatakan bahwa ia ingin meninggal di lapangan sepak bola.

Sang juru taktik tetap berada di pinggir lapangan ketika I Partenopei bermain imbang dengan skor 1-1 kontra Torino pada laga lanjutan Serie A, Kamis (24/12) dini hari WIB, kala gol telat Lorenzo Insigne pada menit ke-92 menyeimbangkan kedudukan setelah Armando Izzo membuka skor.

Gennaro Gattuso sudah melewatkan beberapa wawancara pada beberapa laga sebelumnya akibat penyakit Ocular Myasthenia, suatu penyakit autoimun yang menyebabkan otot yang mengendalikan mata dan kelopak mata menjadi melemah.

Ia sudah mengenakan penutup mata bak bajak laut dalam beberapa laga terakhir, namun mengatakan bahwa itu tidak mengendurkan tekadnya untuk tetap mengabdi kepada dunia sepak bola, bahkan jikalau ia harus meninggal dunia di lapangan sekalipun.

"Para pemain menderita melihat saya seperti ini, saya tahu itu, namun saya masih hidup. Saya sudah hidup dengan myasthenia selama 10 tahun, ini adalah ketiga kalinya keadaan memburuk, namun itu akan terlewati dan mata saya akan kembali kepada keadaan normal," kata sang pelatih Napoli kepada Sky Sport Italia.

"Itu tidak hanya terlihat buruk dari kelihatannya, penyakit ini membuat Anda sangat lelah, plus penglihatan ganda selama 24 jam. Hanya orang gila seperti saya yang bisa tahan," sambungnya.

"Namun begitu, inilah hidup saya dan keadaan bisa memburuk. Saya tahu bahwa ada kabar di luar sana yang mengasumsikan bahwa saya hanya memiliki waktu satu bulan lagi untuk hidup, namun saya bisa menjamin kepada Anda, saya baik-baik saja. Jikalau saya harus mati pada akhirnya, saya ingin mati di tempat saya hidup: di lapangan sepak bola."

Sebagai penutup, Gattuso menyampaikan pesan kepada siapa saja yang merasa bahwa dirinya aneh atau buruk menurut standar orang lain.

"Saya mengakui bahwa saya adalah orang yang berbeda selama 12 hari terakhir. Saya ingin memberikan saran kepada semua orang, terutama anak-anak. Ketika kalian bercermin dan melihat sesuatu yang terlihat aneh atau tidak benar: hidup itu indah. Rangkullah semuanya."

Artikel Tag: Gennaro Gattuso, Napoli

1441  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini