Cara Irfan Jaya Bangkitkan SSB di Tanah Kelahirannya

Penulis: Dayat Huri
Rabu 12 Agu 2020, 05:30 WIB
Cara Irfan Jaya Bangkitkan SSB di Tanah Kelahirannya

Winger Persebaya Surabaya, Irfan Jaya/foto dok Persebaya

Berita Liga 1 Indonesia: Berbagai cara dilakukan pemain sepak bola profesional untuk berkontribusi terhadap pembangunan sepak bola di daerah asal. Seperti yang dilakukan winger Persebaya Surabaya, Irfan Jaya yang memanfaatkan libur kompetisi dengan aktif mengisi kegiatan coaching clinic di sekitar kota kelahirannya Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Selama kompetisi Liga 1 Indonesia 2020 dihentikan karena pandemi virus Corona atau Covid-19 semenjak pertengahan Maret lalu, Irfan Jaya memang memilih untuk pulang ke kampung halamannya.

"Saya pernah mengisi coaching clinic di kabupaten Jeneponto, jadi saya diundang untuk laga amal sekalian coaching clinic," kata Irfan Jaya seperti dilansir laman resmi Persebaya.

Menurut pemilik nomor punggung 41 tersebut anak-anak di Bantaeng dan sekitarnya jadi antusias menekuni bidang sepak bola setelah mendengar cerita sukses Irfan Jaya. Sayangnya impian anak-anak tersebut terhalang dengan tidak adanya SSB yang memadai di sana.

"Sepak bola di Bantaeng selama saya bermain di profesional Alhamdulillah anak-anak semakin semangat latihannya. Ada banyak juga yang ingin mengikuti karir seperti saya," terang pemain yang kerap disapa Irja tersebut.

Semangat anak-anak tersebut balik menginspirasi Irja untuk berkontribusi lebih terhadap pengembangan sepak bola di Bantaeng. Dirinya bermimpi bisa kembali menghidupkan sekolah sepak bola (SSB) Sinoa Bantaeng yang menjadikannya pemain seperti sekarang.

"Saya sangat ingin membangun kembali SSB saya waktu kecil, karena SSB Sinoa Bantaeng sudah lama tidak aktif. Tetapi saya harus fokus dulu karir saya di Surabaya," kata Irja.

"Nanti saya akan mulai dengan membelikan alat-alat latihan bola dulu, biar kembali aktif," pungkasnya.

Artikel Tag: Liga 1, Persebaya Surabaya, Irfan Jaya

522  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini