Borneo FC Batal Kumpulkan Pemain Karena Liga Belum Jelas

Penulis: Dayat Huri
Sabtu 09 Jan 2021, 15:30 WIB
Presiden klub Borneo FC, Nabil Husein Said Amin

Presiden klub Borneo FC, Nabil Husein Said Amin/foto dok Borneo FC

Berita Liga 1 Indonesia: Manajemen Borneo FC harus membatalkan rencana untuk memulai kembali persiapan tim yang semula dijadwalkan pada pertengahan Januari ini. Belum jelasnya nasib kompetisi Liga 1 Indonesia jadi alasan utama.

Kompetisi sepak bola tanah air sendiri sudah terhenti sekitar 10 bulan. Kondisi itu membuat resah klub karena harus menunggu kepastian kompetisi yang sampai sejauh ini tak kunjung diputuskan.

Presiden klub Borneo FC, Nabil Husien Said Amin berharap agar keputusan terkait nasib kompetisi bisa segera terjawab agar timnya bisa mempersiapkan diri apapun nanti hasilnya.

"Yang jelas semua butuh persiapan dan tak bisa dilakukan secara dadakan. Kami pun tak bisa melakukan planning persiapan secara mendadak, karena semua harus terprogram," ucapnya seperti dilansir laman resmi klub.

Situasi saat ini menurut Nabil jelas merugikan klub. Tanpa berjalannya kompetisi, membuat klub sama sekali tak mendapatkan pemasukan. Namun, klub tetap harus membayar gaji para pemain, pelatih dan official meski hanya 25 persen. Hal ini jelas membuatnya harus memutar otak untuk tetap bisa memenuhi kewajibannya untuk menghidupi klub.

"Semua tim sekarang megap-megap mencari dana untuk menghidupi tim. Sementara kompetisinya tak berputar sama sekali. Kami sebenarnya ingin menggelar latihan di tengah Januari ini. Namun semuanya harus kami ubah, karena taka da kejelasan sama sekali," sambungnya.

Ia mengaku sangat siap dengan apapun keputusan yang akan diberikan terkait kelanjutan kompetisi, karena keputusan Liga 1 sudah ditunggu-tunggu tak hanya oleh Borneo FC, tetapi juga seluruh elemen yang turut andil dalam ekosistem sepak bola Indonesia.

"Mau lanjut atau tidak, itu yang kami tunggu. Semoga saja ada kejelasan dalam waktu dekat," katanya.

Artikel Tag: Borneo FC, nabil, Liga 1

492  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini