Berita TSC 2016: Indra Sjafri Sebut Kemenangan Semen Padang Buah Kesalahan Lini Belakang Timnya

Penulis: Dayat Huri
Selasa 04 Okt 2016, 01:11 WIB
Berita TSC 2016: Indra Sjafri Sebut Kemenangan Semen Padang Buah Kesalahan Lini Belakang Timnya

Pelatih Bali United, Indra Sjafri (tengah)

Ligaolahraga –Pelatih Bali United, Indra Sjafri sebut biang kekalahan timnya dari tuan rumah Semen Padang adalah kesalahan yang dilakukan lini pertahanan timnya di sisi kanan. Dua dari tiga gol yang bersarang ke gawang Bali United memang berasal dari lini pertahanan yang dijaga Hasyim Kipuw tersebut.

Tandang ke markas Semen Padang yang masih belum terkalahkan di laga kandang, I Gede Sukadana, dkk sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup baik. Bahkan, beberapa peluang bersih berhasil diciptakan melalui aksi menyerang asingnya, Daniel Gordon.

Namun, penampilan gemilang Jandia Eka Putra di bawah mistar Semen Padang mampu mematahkan setiap peluang yang didapat penyerang tim tamu.

“Kegagalan menciptakan gol dari peluang yang didapat membuat mental pemain down,” sebut Indra Sjafri.

Dia juga menyorot kinerja pemain belakang Bali United yang menurutnya tidak konsisten, meski tidak secara spesifik menyebut Hasyim Kipuw. Tapi, pelatih yang sempat membawa Timnas U-19 menjuarai Piala AFF tersebut mengatakan, dua gol yang diciptakan tuan rumah tidak lepas dari kesalahan lini pertahan sisi kanan timnya.

“Tim kami tidak mampu bermain konsisten. Meski mampu menguasai separuh permainan, namun dua kali kesalahan di sisi kanan pertahanan kami mampu dimasimalkan Semen Padang untuk menciptakan gol,” lanjutnya.

Dua gol Semen Padang yang dimaksud Indra Sjafri adalah gol pertama dan gol kedua. Pada gol pertama yang diciptakan Irsyad Maulana memang diawali dari kelengahan lini pertahanan sisi kanan Serdadu Tridatuyang seakan memberi keleluasaan kepada M Nur Iskandar untuk melakukan akselerasi dan melepaskan umpan kepada Irsyad yang berdiri cukup bebas dalam kotak penalti.

Untuk gol kedua juga tidak bisa dilepaskan dari kelengahan lini pertahanan, bola rebond hasil sundulan Lee Gill Hoon yang pada kesempatan pertama masih diselamatkan mistar gawang tidak mampu diantisipasi pemain belakang Bali United, sehingga memudahkan pemain asal Korsel tersebut menciptakan gol debutnya untuk tim berjuluk Kabau Sirahtersebut.

“Untuk meningkatkan takanan saya melakukan pergantian pemain, beberapa peluang mampu kami ciptakan, tapi memang belum tercipta gol,” jelas Indra.

Senada dengan sang pelatih, pemain Bali United, Ricky Fajrin menyebut, kurangnya koordinasi di lini pertahan membuat Semen Padang cukup mudah menembus pertahanan Bali United.

“Lini pertahanan kurang terkoordinasi dan kurang konsentrasi,” ujarnya singkat.

Artikel Tag: TSC A 2016, Semen Padang, Bali United, Nilmaizar, Indra Sjafri

805  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini