Bartomeu Terancam Turun Takhta dari Presiden Barcelona Lebih Cepat

Penulis: Senja Hanan
Jumat 18 Sep 2020, 15:38 WIB
Bartomeu terancam lengser dari Presiden Barcelona. (Images: Getty)

Bartomeu terancam lengser dari Presiden Barcelona. (Images: Getty)

Berita Liga Spanyol: Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu terancam turun takhta lebih cepat. Hal itu setelah mosi tidak percaya diajukan kepada Bartomeu.

Sekelompok anggota klub yang dikenal sebagai 'Mes Que una Mocio' telah memulai pemungutan suara dan mengantongi 20.687 tanda tangan yang valid sebagai bentuk dukungan, jumlah yang jauh lebih banyak dari 16.520 suara, yang sebenarnya dibutuhkan untuk memulai aksi pemakzulan.

Masa jabatan Bartomeu sebenarnya memang hampir berakhir, dengan pemilihan presiden klub berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 20 dan 21 Maret tahun depan. Barcelona sekarang memiliki 10 hari kerja untuk bertindak dalam memberikan lampu hijau dan mengatur jadwal pemungutan suara, yang akan dimulai pada pertengahan Oktober.

Pelengseran dia akan membutuhkan mayoritas 66 persen suara, dengan jumlah minimal 10 persen dari anggota klub, atau socios. Jika pemungutan suara sukses dijalankan, Bartomeu akan segera dicopot dari jabatannya dan dewan sementara akan mengawasi pemilihan, yang akan dimajukan ke Desember. Victor Font, mantan presiden Joan Laporta, Jordi Farre dan Luis Fernandez siap mencalonkan diri dalam pemilihan, dan keempatnya diyakini telah membubuhkan tanda tangan petisi untuk mosi tidak percaya.

Lionel Messi mengungkapkan bahwa konflik berkepanjangan dengan sang presiden adalah salah satu alasan utama dirinya ingin meninggalkan Blaugrana dalam wawancara eksklusif dengan Goal.

"Saya sudah bilang kepada klub, termasuk kepada presiden, bahwa saya ingin pergi. Saya sudah memberi tahu dia [tentang rencana hengkang saya] di sepanjang tahun ini," kata Mess.

"Saya percaya inilah waktu bagi saya untuk menyingkir. Saya percaya klub ini butuh pemain yang lebih muda, pemain baru, dan saya berpikir masa-masa saya di Barcelona sudah selesai. Saya merasa sangat menyesal, karena saya selalu berkata bahwa saya ingin mengakhiri karier saya di sini."

Fans Barcelona memang sudah geram dengan era kepemimpinan Bartomeu, dengan mereka sudah membuat berbagai petisi dan berkumpul bersama menyuarakan opini mereka meski sebenarnya tidak bisa menonton pertandingan di Camp Nou sejak 8 Agustus.

Tidak ada suara yang terkumpul sebanyak sekarang ini sejak 40 tahun terakhir dalam sejarah klub. Situs web Mes Que una Mocio menjelaskan alasan mereka menyerukan pemungutan suara:

"Kami tahu bahwa pemilihan berikutnya akan berlangsung pada 2021. Namun, situasi ekonomi dan olahraga saat ini di klub memaksa kami untuk bertindak hari ini."

"Judisialisasi klub yang berlebihan, kurangnya transparansi dari manajemen, yang telah melibatkan klub dalam beberapa kasus pengadilan, dan kegagalan mencapai target-target dalam aspek olahraga, hanyalah beberapa alasan kami untuk mengampanyekan inisiatif ini."

"Mosi tidak percaya dimaksudkan untuk menghapus administrasi terburuk dalam sejarah klub."

Artikel Tag: Bartomeu, Barcelona

758  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini