Barcelona Lebih Mudah Dapatkan Lautaro Martinez

Penulis: Uphit Kratos
Rabu 19 Feb 2020, 13:00 WIB
Barcelona Lebih Mudah Dapatkan Lautaro Martinez

Lautaro Martinez/sportmole

Berita Liga Italia: Peraturan perpajakan Italia yang baru membuat Barcelona makin yakin bisa mengamankan jasa Lautaro Martinez, musim depan.

Awal tahun 2020 kemarin Italia menerbitkan undang-undang perpajakan baru, yakni orang asing yang datang untuk tinggal dan bekerja di Italia (termasuk pesepakbola), akan dikenakan pajak dengan tarif yang lebih rendah.

Menurut outlet berita asal Spanyol, Mundo Deportivo, undang-undang pajak baru tersebut membuat Barcelona sumringah. Pasalnya, dengan undang-undang tersebut, mereka makin yakin bisa mengamankan jasa Lautaro Martinez, musim panas mendatang.

Blaugrana sendiri sudah mengincar Lautaro sejak musim dingin kemarin. Mereka terus melakukan pendekatan, baik dengan petinggi Nerazzurri maupun pihak dari sang pemain.

Namun El Barca sedang mencoba menghindari membayar klausul rilis sebesar 111 juta Euro yang tertera dalam kontrak pemain berjuluk El Toro tersebut.

Sebagai jalan keluar, klub asal Catalan tersebut menawarkan beberapa pemain yang sempat dibidik Inter Milan untuk dimasukkan dalam paket kesepakatan, seperti Philippe Coutinho, Arturo Vidal, Carles Alena, dan Jean Clair Todibo.

Inter Milan sendiri dikabarkan lebih cenderung memilih pemain muda, seperti Carles Alena atau Jean Clair Todibo. Pasalnya, gaji mereka masih bisa dijangkau. Namun untuk Coutinho, dan Vidal, Nerazzurri kemungkinan akan kesulitan untuk menggaji mereka.

Menariknya, Real Madrid pun dikabarkan menawarkan skema yang sama. Los Blancos menawarkan Gareth Bale dan James Rodriguez. Namun Inter sepertinya tidak akan mengambil pilihan tersebut karena faktor gaji keduanya yang sangat tinggi.

Artikel Tag: Inter Milan, Barcelona, Lautaro Martinez

4173  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini