Atasi Rasisme Online, Pemerintah Inggris Siap Denda Puluhan Triliun Kepada Perusahaan Media Sosial

Penulis: A Mahfuda
Kamis 04 Feb 2021, 23:13 WIB
Marcus Rashford

Marcus Rashford (Sumber: Getty)

Berita Liga Inggris: Pemerintah Inggris mengatakan siap untuk melakukan tindakan keras pada perusahaan media sosial terkait rasisme di platform mereka, bahkan mengancam denda yang bisa mencapai miliaran pounds.

Isu tentang pelecehan rasial secara online kembali menjadi sorotan baru-baru ini, dengan pemain dari Manchester United dan Chelsea telah menjadi korban.

Marcus Rashford mengatakan insiden yang baru-baru ini terjadi adalah contoh paling buruk dari media sosial dan kemanusiaan, hanya beberapa hari setelah rekan setimnya di Man United, Axel Tuanzebe dan Anthony Martial, juga menjadi sasaran.

Bek kanan Chelsea, Reece James, juga mendapat insiden rasisme yang sama secara online pekan lalu, dan mengatakan pada saat itu bahwa ada “Sesuatu yang perlu diubah!”.

Baik Manchester United dan Chelsea telah menyerukan untuk hukuman yang lebih keras terhadap perusahaan media sosial dan tampaknya pemerintah Inggris siap menjawab panggilan tersebut.

Dalam wawancara dengan BBC, Sekretaris Kebudayaan Olivier Dowden mengatakan bahwa pemerintah siap meningkatkan upaya mereka untuk memberantas aksi diskriminasi online.

“Kami bersedia mengambil tindakan legislatif yang lebih keras,” kata Dowden. “Saya pasti siap untuk jauh lebih keras.”

"Jika Anda gagal untuk menegakkan syarat dan ketentuan Anda sendiri, memenuhi kewajiban Anda, maka kami akan mengenakan denda dan kami akan mengambil kekuasaan untuk mengenakan denda yang sangat besar - bahkan hingga 10 persen dari omset global.”

“Untuk beberapa perusahaan teknologi besar itu bisa berarti hingga miliaran pounds.”

Artikel Tag: Chelsea, Manchester United, Premier League

988  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini