Arsene Wenger Sebut Kritik yang Diterimanya di Arsenal Terlalu Brutal

Penulis: Fery Andriyansyah
Selasa 20 Okt 2020, 18:15 WIB
Arsene Wenger akhirnya mundur dari Arsenal pada akhir musim 2017-18

Seruan dari penggemar yang meminta Arsene Wenger mundur dari Arsenal. (Foto: Action Images)

Berita Liga Inggris: Mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengatakan kritik yang dia terima selama musim terakhirnya di Emirates Stadium "tidak bisa dibenarkan" dan "brutal".

Arsene Wenger mempersembahkan tiga gelar Premier League, termasuk The Invincibles yang legendaris pada musim 2003-04, dan memenangkan tujuh Piala FA selama 22 tahun masa jabatannya di London utara.

Namun, kesuksesan dalam hal trofi mengering setelah The Gunners pindah dari Highbury ke Emirates Stadium pada 2006. Mereka hanya memenangkan empat Piala FA dan bahkan terlempar dari empat besar Premier League selama tiga musim terakhir.

Banyak penggemar yang menyerukan 'Wenger Out' selama tahap akhir karier manajer asal Perancis itu di London utara, dan dia mengatakan kritik tersebut sulit untuk diterima, menganggap dirinya kurang dihargai atas jasanya dalam mengelola keuangan klub.

"Permusuhan sebagian penggemar dan dewan direksi tidak bisa dibenarkan," katanya kepada The Guardian. "Saya merasa seolah-olah saya membangun pusat pelatihan dan stadionnya sendiri bata demi bata... itu sangat sulit, sangat brutal.”

Arsene Wenger akhirnya hengkang pada akhir musim 2017-18 dan belum kembali ke manajemen, tetapi dia mengambil peran sebagai Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA. Namun, dia mengakui bahwa transisi tersebut tidaklah mudah.

"Arsenal adalah masalah hidup dan mati bagi saya. Dan tanpanya ada beberapa saat yang sangat sepi, sangat menyakitkan," tutur pria berusia 70 tahun itu.

Artikel Tag: Arsene Wenger, Arsenal

849  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini