Arsenal Berharap Hukuman Kartu Merah Aubameyang Bisa Diperingan

Penulis: Rheza Hendrian
Rabu 15 Jan 2020, 13:59 WIB
Arsenal Berharap Hukuman Kartu Merah Aubameyang Bisa Diperingan

Pierre-Emerick Aubameyang menerima kartu merah dari wasit Paul Tierney saat Arsenal bermain imbang 1-1 kontra Crystal Palace (11/1) / via Getty Images

Berita Liga Inggris: Arsenal berharap bahwa hukuman larangan tampil sebanyak tiga laga yang diterima oleh Pierre-Emerick Aubameyang bisa dikurangi setelah striker asal Gabon tersebut mendapatkan kartu merah di laga kontra Crystal Palace akhir pekan lalu.

Pada laga yang berlangsung di Stadion Selhurst Park tersebut, Auba harus diusir wasit pada babak kedua setelah melakukan tekel yang sangat kesar kepada gelandang The Eagles yakni Max Meyer.

Sebelumnya, Aubameyang hanya mendapatkan kartu kuning dari wasit Paul Tierney. Namun setelah melihat tayangan ulang di VAR, wasit mengubah keputusannya itu dan langsung menghadiahi Auba dengan kartu merah.

Dalam wawancara usai laga, bos Arsenal yakni Mikel Arteta secara jantan mengakui kalau anak asuhnya itu memang layak dihadiahi kartu merah.

"Saya sudah melihatnya (tekel yang dilakukan Aubameyang) dan jujur itu sanngat mengerikan. Tetapi saya kenal baik siapa Auba dan saya yakin dia tak punya maksud untuk membuat tekel semacam itu," ujar Arteta seperti dikutip dari Goal.

"Saya berharap semoga dia (Max Meyer) tidak mengalami cedera yang serius dan kami minta maaf atas kejadian ini. Keputusan (wasit) sudah dibuat dan kami akan menerima itu," tutup Arteta.

Jika mengacu pada rules of the game, Aubameyang harus absen sebanyak tiga laga karena menerima kartu merah langsung.

Namun rencananya The Gunners akan mengajukan banding kepada otoritas Premier League agar striker berumur 30 tahun itu hanya menerima hukuman satu laga saja.

Artikel Tag: Pierre-Emerick Aubameyang, Arsenal, Premier League

1133  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini