Arema Perkuat Otot Demi Main Keras

Penulis: lilik
Rabu 23 Sep 2015, 16:04 WIB
Arema Perkuat Otot Demi Main Keras

Latihan fitnes bertujuan agar otot pemain lebih kokoh dan tak mudah cedera saat berduel dengan lawan

Ligaolahraga.com -

Ligaolahraga.com – Menjelang leg kedua Babak 8 Besar Piala Presiden 2015 melawan Bali United, di Stadion Dipta, Gianyar, Minggu (27/9), pelatih Arema Cronus, Joko Susilo, mengakui mempertahankan kondisi pemain untuk tetap dalam performa puncak bukanlah hal yang mudah. Joko Susilo menyiapkan serangkaian program agar fisik pemain tak kendor.

"Selasa ini (22/9) latihan dua hari sekali. Pagi fitnes, sore di lapangan," kata Joko Susilo, seperti dilansir Bola.

 

Dalam sesi latihan fitnes di Universitas Brawijaya, Malang, Samsul Arif dan kawan – kawan terlihat sangat lelah. Selama satu setengah jam mereka mengangkat beban dengan tangan dan kaki. Namun, dalam beberapa hari kedepan tim pelatih Arema yakin fisik pemainnya justru meningkat jelang pertandingan di Bali. 

 

Selain itu, latihan fitnes dilakukan dalam program persiapan latihan dengan tujuan, supaya otot pemain akan lebih kokoh dan tak mudah cedera. Ditambah lagi ketika melawan Bayu Gatra dan kawan - kawan, punggawa Singo Edan akan lebih banyak melakukan duel dan kontak fisik agar permainan lawan tidak berkembang.

 

Pemain sayap Arema Cronus,Arif Suyono, mengakui kalau latihan di tempat fitnes membuat badannya lebih tangguh. Dia merasa lebih kuat saat berduel dengan pemain muda. Itu sebabnya, Arif juga sering menambah porsi latihan sendiri di pusat kebugaran.

 

"Justru sekarang lebih senang fitnes ketimbang main bola," gurau Arif Suyono

 

Latihan fitnes memang diperlukan bagi pemain Arema karena tim pelatih Arema ingin mengembalikan karakter main keras dan dibumbui dengan kontak fisik. Pelatih yang akrab disapa Gethuk, ingin fisik pemain lebih kuat sesuai dengan karakter main Arema. Tapi, bukan berarti main kasar.

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/arema-perkuat-otot-demi-main-keras
1415  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini