Ajax dan PSV Kompak Minta Eredivisie Dihentikan

Penulis: Demos Why
Rabu 08 Apr 2020, 19:56 WIB
Ajax dan PSV Kompak Minta Eredivisie Dihentikan

Duel pemain Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven (Foto: Photo Prestige/Soccrates/Getty Images)

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Belanda: Dua raksasa Eredivisie, Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven, kompak mendesak Federasi Sepakbola Belanda [KNVB] untuk menghentikan kompetisi. Salah satu alasannya karena semakin meluasnya penyebaran virus corona di wilayah Belanda.

Belanda sendiri merupakan salah satu negara di Eropa yang terkena dampak virus corona. Hingga saat ini tercatat 19.580 kasus positif virus corona di Belanda dan menyebabkan 2.101 orang meninggal dunia. Dengan alasan itu pula maka Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven mendesak pihak KNVB untuk menghentikan Eredivisie 2019/20 karena khawatir penyebaran covid-19 yang belum terkendali bisa membahayakan banyak orang.

Namun seperti kabar yang dilansir dari Daily Mail, KNVB nyatanya memiliki pandangan yang berbeda. Pihak KNVB justru dikabarkan cukup optimis bisa kembali menggelar kompetisi pada 19 Juni mendatang. Bahkan sebelum kompetisi resmi kembali digulirkan, rencananya setiap klub akan diizinkan untuk menggelar latihan lebih dulu pada pertengahan Mei mendatang.

Dalam laporan tersebut, pihak KNVB juga merasa yakin bahwa pandemi virus corona di Belanda akan mereda pada pertengahan Mei ini sehingga masyarakat Belanda sudah dapat beraktivitas seperti biasa.

Kebijakan KNVB ternyata membuat presiden UEFA, Aleksander Ceferin, dikabarkan gembira. Pasalnya Ceferin sebelumnya juga berharap kompetisi-kompetisi sepakbola di Eropa dapat menyelesaikan seluruh pertandingan musim ini. Namun di sisi lain sang presiden juga tak mau memaksakan keadaan jika pandemi virus corona tak kunjung berakhir.

Artikel Tag: Ajax Amsterdam, PSV Eindhoven, Eredivisie, Virus Corona

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/ajax-dan-psv-kompak-minta-eredivisie-dihentikan
1061  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini