10 Pemainnya Imbangi PSIS, Gomes de Oliviera Sebut MU Layak Menang

Penulis:
Jumat
10 Pemainnya Imbangi PSIS, Gomes de Oliviera Sebut MU Layak Menang

Laga PSIS Semarang vs Madura United berakhir dengan skor kacamata/foto Liga Indonesia

Berita Liga 1 Indonesia: Bermain dengan 10 orang semenjak menit ke-62, Pelatih Kepala Madura United, Gomes de Oliviera mengaku puas dengan hasil imbang yang didapat timnya kala bermain dengan skor kacamata kontra tuan rumah PSIS Semarang di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Kamis (12/7) sore.

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu harus kehilangan salah seorang pemain bertahannya, Alfath Fathier setelah mendapat kartu kuning kedua dari wasit pada menit ke-62.

Meski harus bermain dengan 10 pemain sepanjang 30 menit, pelatih asal Brasil itu mengaku timnya tetap lebih layak memenangkan pertandingan dibandingkan tim tuan rumah yang sampai akhir laga tetap bermain dengan 11 pemain.

"Pertandingan sangat melelahkan bagi kami. Sebenarnya kami dapat kesempatan untuk menang, namun saya sangat puas," kata Gomes usai pertandingan seperti dilansir laman resmi Liga Indonesia.

Pelatih asal Brasil itu menjelaskan, sepanjang dua babak dirinya menginstruksikan para pemain untuk terus menyerang. Strategi itu cukup efektif meredam agresivitas serangan PSIS Semarang yang ngotot mengincar poin penuh untuk memperbaiki posisi di papan klasemen.

Melihat performa cukup apik yang ditunjukkan para pemainnya sepanjang laga itu, Gomes menilai semua pemain Madura United sudah tampil bagus di laga itu. Meski demikian, dia tetap memberi apresiasi atas penampilan tim tuan rumah yang tampil ngotot sepanjang pertandingan.

"Semua pemain sudah berjuang dengan maksimal dan penuh semangat. Tidak ada yang bermain jelek," tegasnya.

Tambahan satu poin dari markas lawan tersebut membuat Madura United kini duduk di peringkat enam klasemen sementara dengan koleksi 22 poin dari 15 pertandingan, mereka kini tertinggal dari lima poin dari Barito Putera yang kokoh di puncak klasemen.

Sementara itu, bagi PSIS Semarang, kegagalan memetik poin sempurna di kandang sendiri itu membuat mereka gagal bergerak dari zona degradasi dan tetap tertahan di peringkat 17 dengan koleksi 15 poin, tertinggal dua poin dari tim terakhir di zona aman.

Artikel Tag: Liga 1, PSIS Semarang, madura united, gomes de oliviera, Vicenzo Annese

743