Sepakbola Jadi Patokan Dimulainya Kompetisi, Junas Miradiarsyah Pasrah

Penulis: Viggo Tristan
Rabu 10 Feb 2021, 19:47 WIB
Junas Miradiarsyah pasrah saat tahu pemerintah ingin jadikan sepakbola sebagai patokan mulai kompetisi.

Junas Miradiarsyah pasrah saat dengar pemerintah ingin jadikan cabor sepakbola sebagai patokan memulai kembali kompetisi.

Berita Basket Indonesia : Direktur Utama IBL yaitu Junas Miradiarsyah mengaku pasrah jika pemerintah menjadikan cabor sepakbola sebagai patokan untuk memulai kembali kompetisi. Junas hanya berusaha mematuhi aturan dari pemerintah setempat sebaik mungkin.

Pada mulanya, Junas berencana menggelar IBL musim 2021 pada Bulan Januari silam. Persiapan matang dilakukan sebaik mungkin agar kompetisi bisa digelar lagi. Berbagai izin serta rencana protokol kesehatan sudah disusun rapih agar tidak ada penularan Virus Corona ketika pertandingan digelar. Sayang, penerapan PPKM membatalkan semua rencana matang itu. Liga terpaksa ditunda lagi hingga waktu yang belum ditentukan.

Belakangan, muncul rumor bahwa pemerintah akan menjadikan sepakbola sebagai patokan untuk memulai lagi kompetisi di tanah air. Junas sedih mendengar rumor tersebut, tetapi pihaknya hanya bisa mematuhi semua aturan yang ada.

"Jika pihak berwenang membuat sepak bola sebagai patokan untuk menggelar kompetisi, tentunya kami menghargai pandangan dan sikap tersebut. Harapannya agar setiap protokol serta tipe pelaksanaan dapat di-review per cabang olahraga karena masing-masing pasti punya karakter dan tipe yang berbeda," ucap Junas Miradiarsyah.

"Pemberian izin harus melihat bagaimana protokol kesehatan diterapkan dan kesiapan pelaksanaan dari cabor/liga terkait karena ini yang menjadi faktor utama," imbuhnya sekali lagi.

Rencananya, Junas akan menggelar kompetisi di sekitar pertengahan bulan Maret. Namun, semua wacana itu tentunya harus mendapat persetujuan dari pemerintah terlebih dahulu.

Artikel Tag: Junas Miradiarsyah, IBL

367  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini