Kyle Kuzma Akui Sistem Gelembung Buat Atlet Seperti Dipenjara

Penulis: Viggo Tristan
Kamis 09 Sep 2021, 13:05 WIB
Kyle Kuzma benci akan kompetisi yang digelar dengan sistem gelembung.

Kyle Kuzma mengaku tak suka dengan sistem gelembung. (Gambar: Silver Screen and Roll)

Ligaolahraga.com -

Berita Basket NBA : Pebasket terbaru Washington Wizards yaitu Kyle Kuzma mengaku tidak suka dengan sistem gelembung yang pernah diterapkan NBA pada musim 2020 silam. Konsep bermain di satu lokasi dalam waktu lama membuat atlet terkurung dan tidak nyaman.

Seperti yang diketahui, kompetisi musim 2020 terpaksa diselesaikan melalui sistem gelembung di Walt Disney, Orlando. Sebagian tim yang berpeluang besar lolos babak playoff dipertemukan di satu tempat yang sama. Mereka harus menyelesaikan musim di Orlando karena pandemi Virus Corona yang masih merebak kala itu.

Kyle Kuzma yang masih berseragam Los Angeles Lakers kemudian menceritakan pengalamannya. Ia jadi salah satu pemain yang bertahan paling lama di Gelembung Orlando karena Los Angeles Lakers menembus babak final (sebelum akhirnya juara dengan mengalahkan Miami Heat 4-2).

Meskipun pengorbanan Kuzma berakhir manis dengan cincin juara, tetapi perasaan kurang nyaman Kuzma tetap tidak bisa disembunyikan. Ia tidak suka dengan sistem gelembung yang membuat atlet seperti dipenjara.

"Jujur sangat sulit untuk bisa menjalani kompetisi di sana. Berada di sebuah gelembung, itu bukan gaya hidup yang ideal untuk seorang atlet. Setelah pertandingan, kami ingin istirahat di rumah. Duduk nyaman di sofa sambil menonton film, bukannya harus terkurung di Walt Disney selama tiga bulan," ucap Kuzma.

"Kami menyebutnya seperti penjara untum atlet, kami tidak bisa keluar kemana-mana. Kami harus menjalani rutinitas yang sama setiap hari," tukasnya.

Artikel Tag: Kyle Kuzma, NBA

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/kyle-kuzma-akui-sistem-gelembung-buat-atlet-seperti-dipenjara
487  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini